INFO PUBLIK NEWS

Saturday, May 21, 2022

Kader Posyandu TP PPK HSU Runner-up Lomba Cerdas Cermat Tingkat Provinsi Kalsel


Plt Bupati HSU H Husairi Abdi Lc, foto bersama dengan juara Cerdas Cermat Kader Posyandu Tingkat Provinsi Kalsel


BANJARMASIN-IPN- Kader Posyandu Tim Penggerak PKK Kabupaten HSU berhasil meraih juara kedua lomba cerdas cermat dalam gelaran jambore kader posyandu tingkat provinsi Kalimantan Selatan.

Jum'at malam (20/5/2022) di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Kader Jambore Posyandu Kalsel ditutup secara resmi oleh Gubernur Kalsel yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Bapak H. Sulkan.

Penutupan Jambore Kader Posyandu Kalsel pun berlangsung meriah, pasalnya selain diumumkan para juara, dalam even ini juga ditampilkan tarian tradisional dari pedalaman Kalsel.

Pelaksana Tugas Bupati HSU H. Husairi Abdi, Lc didampingi Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten HSU turut  hadiri pada acara penutupan Jambore Kader Posyandu Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang dilaksanakan selama dua hari.

Plt. Bupati HSU H. Husairi merasa bersyukur kader posyandu bisa berhasil meraih juara kedua lomba cerdas cermat, Husairi berharap prestasi ini dapat mendorong kader posyandu lainnya untuk berkarya dan bekerja lebih baik lagi dalam memberikan pendidikan dan informasi kesehatan bagi masyarakat.


Dan mampu sambungnya menggerakkan masyarakat agar memiliki kesadaran terhadap pentingnya kesehatan bagi keluarga.

Disi lain, Gubernur Kalsel dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik H.Sulkan, SH.MH, menyampaikan syukurnya karena acara jambore kader posyandu dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.

Paman Birin juga mengucapkan terima kasihnya kepada kader posyandu yang banyak berkiprah dalam mendukung program pembangunan, khususnya bidang kesehatan.

Orang nomor satu di Kalsel ini juga berdoa, semoga dirinya dan juga seluruh kader posyandu diberikan kemampuan dan kekuatan agar bisa berbuat yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat.

H. Sahbirin juga berharap melalui kegiatan ini dapat semakin meneguhkan keyakinan kader posyandu dalam meningkatkan kompetensinya agar bisa memberikan pelayanan kesehatan, khusunya bagi kesehatan ibu dan anak.

Di akhir sambutannya gubernur berharap agar kegiatan posyandu  mendapat perhatian dan dukungan semua pihak, khususnya kader posyandu

agar mampu melakukan langkah edukatif mendampingi masyarakat untuk mewujudkan kesehatan.


Sumber: Humpro untuk Info Publik News

Uploder: Tim

Friday, May 20, 2022

Kejaksaan HSU Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kampus STIA Amuntai


Momen kegiatan


AMUNTAI -IPN- Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (HSU) datangi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Amuntai. Kedatangan Tim Kejaksaan yang dipimpin langsung oleh Kajari HSU Agustiawan Umar, SH, MH bersama Plh Kasi Intel Tri Taruna F, SH dan staf Intel, serta Pidana Umum (Pidum) ini dalam rangka penanganan hukum dalam program Jaksa masuk Kampus, Rabu (18/5/2022).


Jaksa Masuk Kampus merupakan giat yang telah dijadwalkan Kejari HSU dengan mengambil tema ‘Generasi Emas Tanpa Narkoba’ di Aula STIA Amuntai yang diikuti puluhan Mahasiswa.


Berbagai persoalan hukum tentang pengetahuan umum narkoba, penanganan, mengenal jenis-jenis narkoba, mengendalikan penyebaran hingga perlindungan hukum terhadap pengguna narkoba disampaikan ke mahasiswa (i).


Dikemas dengan apik, kegiatan Jaksa Masuk Sekolah begitu menjadi perhatian peserta, dengan banyaknya mahasiswa yang bertanya tentang penanganan hukum dan golongan Narkotika. 


Kajari HSU Agustiawan Umar  memaparkan, berdasarkan kasus narkoba yang ditangani Kejaksaan HSU selama tahun 2021, sebanyak 65 perkara. Di Bulan Januari - April 2022 ini telah ada 24 perkara.


Bahkan, ada dimana kasus  Narkotika ini menyasar ke anak-anak sehingga berhadapan dengan hukum. Di tahun 2020 ada satu perkara, begitu pula di tahun 2021 tadi.


“Selama kegiatan berjalan, saya melihat, begitu antusias dan semaraknya para mahasiswa, sehingga ini menjadi respon positif bagi kami. Banyak keinginan tahuan mahasiswa yang mereka  sampaikan melalui sesi tanya jawab, terkait persoalan-persoalan tentang narkoba.” kata Kajari HSU Agustiawan Umar didampingi Plh Kasi Intel Tri Taruna.


Jaksa masuk kampus merupakan satu kegiatan dengan jaksa masuk sekolah. Namun kali ini, pihak Kejari HSU juga ingin membangun sinergitas dengan pihak perguruan tinggi guna menyampaikan penerangan hukum dengan isu ‘Generasi Emas Tanpa Narkoba’. 


Mahasiswa STIA Amuntai menjadi salah satu cendekiawan atau intelektual muda yang di gandeng untuk mengajak masyarakat Amuntai agar menjauhi yang namanya narkoba. 


“Dari data kami, saya melihat banyaknya perkara kasus narkoba di HSU, dari tahun ke tahun perkara penyalahgunaan narkoba cukup tinggi. Makanya melalui program jaksa masuk kampus ini kami gandeng mahasiswa untuk menjadi yang terdepan memerangi narkoba di HSU.” jelasnya.


Kajari Agustiawan  berharap, penanganan narkoba dari tahun ke tahun berikutnya di HSU akan menurun drastis. Kajari juga mengungkapkan, apa yang disampaikan Presiden RI dalam suatu sambutan menyebutkan bahwa Indonesia sudah darurat narkoba.


Hal ini yang menjadi keinginan pihaknya, mengajak perguruan tinggi di HSU untuk maju bersama dalam memerangi narkoba, sehingga generasi yang akan datang jauh dari narkoba.


Terlepas dari kegiatan tersebut, pihak Kejari HSU juga membuka layanan informasi bagi masyarakat di HSU melalui media sosial (medsos) Kejari HSU.


Sumber: Diskominfosandi HSU untuk Info Publik News

Uploder: Tim

Kodim 1001 Gelar Upacara Bendera Dalam Rangka Peringatan Harkitnas Ke -114


Momen peringatan Hari Pendidikan Nasional


AMUNTAI -IPN- Kodim 1001/HSU-BLG menggelar Upacara Bendera dalam rangka Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-114 Tahun 2022, di lapangan upacara Makodim 1001/HSU-BLG, Jl. Basuki Rahmat No 12, Kec. Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Jum’at (20/5/2022).


Pada kesempatan tersebut Bertindak sebagai Irup Komandan Kodim 1001/HSU-BLG Letkol Inf Aldin Hadi, diwakili Kepala Staf Kodim 1001/HSU-BLG Mayor Inf Eko Santoso membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia Johnny G. Plate yang isinya,


“Tahun ini, kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-114. Pada tahun ini, “Ayo Bangkit Bersama” menjadi tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional sebagai bentuk seruan agar kita bisa bangkit bersama dari pandemi COVID-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir,”


Menteri Kominfo RI juga menyampaikan bahwa, penanganan Covid-19 ditingkat nasional sudah menunjukkan hasil yang positif dengan kasus harian dibawah 400 kasus.


“Pada sisi penanganan Covid-19 ditingkat nasional, kita dapat melihat bahwa upaya kita kian menunjukkan hasil yang positif, ditunjukkan dengan kasus baru harian di bawah 400 kasus dan total kasus aktif yang sudah berada di bawah angka 5.000 kasus (Data per 13 Mei 2022). Selain itu, capaian vaksinasi COVID-19 dosis kedua juga sudah mencapai 79 persen. Namun demikian, kita patut tetap waspada dan terus meningkatkan disiplin protokol kesehatan,” ucapnya.


Diakhir sambutannya Menteri Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk bangkit dari pandemi Covid-19 dan juga krisis multidimensi yang sedang melanda dunia.


“Di tengah momentum penanganan nasional COVID-19 yang makin membaik dan Presidensi G20 Indonesia, hendaknya kita dapat memaknai semangat pantang menyerah Dr. Sutomo untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional tahun ini sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi COVID-19 juga krisis multidimensi yang sedang melanda  dunia. Dari Indonesia, Dunia Pulih Bersama. Ayo Bangkit Lebih Kuat!!,” pungkasnya.


Sumber: Pendim 1001 untuk Info Publik News

Uploder: Tim

Thursday, May 19, 2022

Lepas Alumni Ketua Yayasan Al-Hidayah Ajak Murid Lanjutkan Pendidikan


Sambutan

AMUNTAI -IPN- Ketua Yayasan Al Hidayah Drs H Ahdiat Gazali Rahman, SH.MH, menyampaikan sambutan pada acara pengukuhan dan perpisahan pada MTs Al Hidayah yang juga menaungi SMA Islam Al - Hidayah. 

Pengukuhan dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2022. Acara dihadiri oleh semua guru MTs, orang tua siswa dan para ulama ,yang ada di sekitar komplek Al Hidayah dan para pengurus Yayasan.

Acara dihadiri sebanyak 38 orang siswa yang menyelesaikan pendidikan di sekolah yayasan tersebut.  Pelepasan ini bertema 'Lanjutkan Perjuangan dan Raihlah Impianmu'.

Pada kesempatan tersebut, Ahdiyat selaku ketua yayasan, mengharapkan semua siswa yang lulus sekolah, untuk tetap melanjutkan pendidikan.

"Semoga kesuksesan akan mengiringi para alumni kedepannya," sampainya.

Tak hanya itu, lanjut Ahdiyat, berharap siswa MTs bisa kembali melanjutkan pendidikan di SMA, yayasan ini.

"Masyarakat disini akan bangga karena lembaga pendidikan yg mereka bangun, perhatian. Juga memikirkan pendidikan anaknya, anak tidak perlu jauh jika ingin bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi,"  pungkasnya.


Sumber: Info Publik News

Penulis: Del

Uploder: Tim

Kepala Disdikbud Kab.HSU: Hardiknas 2022 jadi Momentum Merdeka Belajar


Pimpin peringatan Hardiknas tahun 2022


AMUNTAI -IPN- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Hulu Sungai Utara, memperingati Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas, di Aula Disdikbud Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (16/5/2022).

Bertindak sebagai inspektur upacara Kadisdikbud Jumadi, S.AP MAP, dan diikuti jajaran baik kabid, stand dan satuan pendidikan dibawah naungan Disdikbud Kabupaten HSU.

Tema yang diusung tahun 2022 adalah 'Pimpin Pemulihan Bergerak untuk Merdeka Belajar'. Semestinya peringatan Hardiknas ini, dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 2022. Sebab hari tersebut Jumat, maka peringatan digeser ke tanggal 17 Mei 2022, tadi.

Kadisdikbud HSU, Jumadi MT, saat membacakan Pidato dari Kemendikbud Ristek RI menyampaikan, selama dua tahun terakhir, banyak tantangan yang harus dihadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Bahkan, kita mungkin tidak pernah membayangkan bahwa kita semua dapat mengatasinya.

"Hari ini, saudara-saudariku,adalah bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan," sampai Mendikbud dan Ristek RI disampaikan Jumadi.

Di tengah hantaman ombak yang sangat besar, kita terus melarutkan kapal besar bernama Merdeka Belajar, yang di tahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia.


Dimana sambungnya, kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran.

Kini lanjutnya, Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan.

"Anak-anak kita juga tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan untuk "menghukum" guru atau murid, tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar," cetusnya.

Begitupun, agar kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar pendidikan.

Semangat yang sama juga sudah kita dengar dari para seniman dan pelaku budaya,yang sekarang mulai bangkit lagi, mulai berkarya lagi dengan lebih merdeka.

Itu Semua berkat kegigihan kita untuk melahirkan terobosan ana abadi kebudayaan dan kanal budaya pertama di Indonesia. Dampaknya, sekarang tidak ada lagi batasan ruang dan dukungan untuk berekspresi, untuk terus menggerakkan pemajuan kebudayaan.

"Langkah ini sudah semakin serentak, laju kita sudah semakin cepat. Namun, kita belum sampai di garis akhir. Maka,tidak ada alasan untuk berhenti bergerak meski sejenak," serunya.

Terakhir masih lanjut Jumadi membacakan, ke depan, masih akan ada angin yang kencang dan ombak yang jauh lebih besar, serta rintangan yang jauh lebih tinggi. "Kita akan terus memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untuk Merdeka Belajar," pungkasnya.



Sumber: Info Publik News

Penulis: Del

Uploder: Tim


Wednesday, May 18, 2022

Cegah PMK, Dinas Pertanian HSU Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat.


Sapi peternak HSU


Amuntai-IPN - Sehubungan ditetapkannya status wabah Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK) di Provinsi Jawa Timur dan Aceh yang tertuang dalam Surat  Edaran Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor : 06005/PK.310/F/20221 tanggal 9 Mei 2022 serta Surat dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan Nomor : 524/995/Nakkes-3/V/ 2022 Tanggal 10 Mei 2022 tentang Kewaspadaan Penyakit Mulut dan Kuku,Dinas Pertanian Hulu Sungai Utara (HSU) melakukan langkah - langkah antisipasi dan pencegahan tertularnya hewan ternak di HSU.


Adapun langkah dan antisipasi yang dilakukan,seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian HSU Masrai Syawfajar Nejar,di antaranya dengan langsung berkoordinasi dengan Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) untuk mengintensifkan tugas dan fungsinya.


"Setelah kita menerima surat dari Dinas Perkebunan dan peternakan Provinsi,kita langsung mengintensifkan  tugas rutin yang dilakukan setiap hari dengan melakukan pemeriksaan hewan dan mensosialisasikan PMK ini kepada para peternak dan kepada para penyuluh pertanian  disetiap kecamatan di HSU," jelasnya.





Masih menurut Masrai kegiatan pencegahan dan pengendalian PMK meliputi : pemeriksaan fisik ternak, pemberian vitamin, desinfeksi/penyemprotan kandang baik pada kandang peternak maupun kandang kandang penampungan hewan kurban yang tersebar di wilayah HSU dan juga menolak sementara pemasukan ternak hidup dan produk asal ternak dari luar Kalimantan Selatan serta tidak lagi mengeluarkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).


Selain melakukan langkah - langkah tersebut Dinas Pertanian HSU juga melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait diantaranya dengan Dinas Kominfo HSU berupa sosialisasi melalui media spanduk dan TV Kominfo,dengan Kepolisian Resor HSU untuk pengamanan sosialisasi serta koordinasi dengan seluruh koordinator BPP dan mantri tani seluruh HSU untuk melaksanakan sosialisasi PMK di seluruh wilayah HSU.



Sumber: Diskominfosandi untuk Info Publik News

Penulis: Sandi

Uploder: Tim

Plt Bupati HSU Kenalkan Potensi Wisata ke Menteri Parekraf RI Sandiaga Uno


Momen Plt Bupati HSU H Husairi Abdi Lc, saat berjabat tangan dengan Menteri Parekraf RI Sandiaga Uno


JAKARTA -IPN- Bertempat di Balairung Soesila Soedarman, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dilaksanakan audiensi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan 13 Pemerintah Kabupaten/Kota SE Kalimantan Selatan dengan Menteri Parekraf RI Sandiaga Uno, Rabu (18/5)


Audiensi tersebut dalam rangka meningkatkan arus kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan Nusantara Sebagai bagian percepatan pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat, pengembangan, peningkatan daya saing dan nilai jual daya tarik wisata di Kalimantan Selatan.


Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor mengatakan Pembangunan di Kalimantan Selatan tahun 2021-2026 mengusung visi KALSEL MAJU, MAJU berarti Makmur, Sejahtera dan Berkelanjutan sebagai gerbang Ibukota Negara.


Dalam hal ini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi bagian sangat penting yang terus kita tingkatkan dan kembangkan demi kemajuan dan kemakmuran rakyat dan Banua Kalimantan Selatan.


Diantara destinasi wisata prioritas di Kalimantan Selatan:

1 Wisata Religi seperti Makam Abah Guru Sekumpul dan Datu Kalampayan di Kabupaten Banjar

2 Kawasan Wisata Alam dan Budaya seperti pasar terapung Lok Baintan

3 Wisata Alam Buatan seperti Pulau Bakut, Jembatan Barito, Kerbau Rawa 

4 Wisata Alam geopark seperti pegunungan Meratus


Adapun ekonomi kreatif yang ada di Kalimantan Selatan diantaranya Kain Sasirangan, kerajinan dari purun dan eceng gondok, dan kerajinan batu permata. 


Sahbirin memohon dukungan Kemenparekraf RI untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif forum audiensi ini.






Pelaksana Tugas Bupati Hulu Sungai Utara H. Husairi Abdi, Lc dalam pertemuan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno menyampaikan Kabupaten HSU memiliki daerah yang lebih didominasi oleh lahan rawa, namun disana juga tak kalah dengan daerah lain yang memiliki keunikan alam, yakni keindahan Pulau Sambujur yang terletak di Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara


Saat ini objek wisata itu mulai dikembangkan dan Husairi berharap melalui Kemenparekraf bisa memberikan solusi terbaik untuk wisata alam yang ada di Kabupaten HSU ini bisa lebih dikembangkan lagi.


"Masih banyak yang harus dibenahi sektor pariwisata HSU seperti akses untuk menuju lokasi wisata tersebut, pengembangan fasilitas pelengkap yang ada di tempat wisata sehingga lebih lengkap dan pengunjung merasa nyaman, atau investor yang siap mendukung sektor wisata di HSU" ungkapnya


Husairi juga memaparkan masih banyak lagi wisata unggulan yang ada di HSU seperti wisata religi Makam Datu Amut, Makam Syech Sulaiman, Mesjid Raya Agung At-Taqwa Amuntai, ada juga wisata pasar kerajinan yang di HSU yang dibuka setiap hari Kamis, wisata alam buatan seperti Kerbau Rawa dan masih banyak lagi.


Dengan adanya audiens ini Husairi berharap Kemenparekraf bisa mengajak para investor untuk berkunjung ke HSU bisa dengan kita adakan event-event untuk kita mengenalkan pesona keindahan yang ada di Kabupaten HSU ini.


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno mengapresiasi dan siap mendukung keanekaragaman pariwisata dan ekonomi kreatif yang dikembangkan di seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.


"Saat ini Kalimantan Selatan masih transisi dari ekonomi ekstraktif ke ekonomi kreatif, untuk itu kami siap mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kalimantan Selatan" ujar Menparekraf


Sumber: Humpro Setda HSU untuk Info Publik News

Uploder: Tim

Kodim 1001 HSU/BLG Salurkan Program Penyaluran Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Pemilik Warung


Momen kegiatan.


Amuntai-IPN - Komando Resor Militer 101/Antasari dan Komando Distrik Militer 1001/Kabupaten Hulu Sungai Utara melaksanakan Giat Penyaluran Program penyaluran bantuan tunai pedagang kaki lima dan pemilik warung (BTPKLW-TNI) Tahap Pertama. Penyerahan bantuan tersebut bertempat di Kantor Kodim 1001.


Pada pembukaan kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Bupati Hulu Sungai Utara H. Husairi Abdi, Lc , Komandan Kodim 1001/Hulu Sungai Utara yang di Wakili oleh Kepala Staf Kodim 1001/Hulu Sungai Utara Eko Santoso mengatakan bahwa kegiatan penyaluran BTPKLW-TNI 1001 Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun 2022 yang merupakan kegiatan penyaluran bantuan tunai pangan TNI ini adalah bantuan dari pemerintah dalam bentuk uang tunai yang diberikan kepada pelaku usaha PKL dan warung yang tidak terdaftar sebagai calon penerima Banpres Produktif Usaha Mikro(BPUM) dan berada di 257 Kabupaten atau Kota dan salah satunya adalah Kabupaten Hulu Sungai Utara yang menjadi target program BTPKLW tahun 2022.


Adapun yang menjadi objek atau sasaran kegiatan penyaluran BTPKLW Kodim 1001/HSU tahun 2022 adalah pelaku usaha PKL dan pemilik warung yang memenuhi persyaratan atau pedagang asongan, pedagang yang menggunakan sepeda keliling, pedagang yang memakai gerobak, pedagang yang menggunakan tenda, warteg kecil yang tidak memiliki cabang dan warung kopi atau rokok masyarakat yang kecil.






Yang tidak terdaftar sebagai penerima Banpres Produktif Usaha Mikro(BPUM) tahun 2021. Dan untuk wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun 2022 ini mendapat alokasi sebanyak 3.000 orang. 


Tujuan dari penyaluran BTPKLW Kodim 1001/HSU tahun 2022 adalah rangkaian kegiatan untuk memulihkan perekonomian nasional yang merupakan bagian dari kebijakan keuangan negara yang dilaksanakan oleh Pemerintah untuk mempercepat penanganan Pandemi Covid-19. Dan atau menghadapi ancaman membahayakan perekonomian nasional atau stabilitas sistem keuangan tetap penyelamatan ekonomi nasional. 


Ia berharap yang pertama penyaluran BTPKLW-TNI di wilayah Kodim 1001/HSU dapat meringankan beban masyarakat dari kenaikan harga - harga bahan pokok akibat banyaknya pasar intensional. Yang kedua bantuan pangan TNI ini agar benar benar digunakan sesuai peruntukannya sehingga dapat meningkatkan kehidupan sosial ekonomi untuk tercapai nya keluarga yang sejahtera.


H. Herwansyah Budi selaku Kepala Bagian Kesra(Kesejahteraan Rakyat) Kabupaten Hulu Sungai Utara dalam wawancaranya ia mengatakan dalam kegiatan tersebut atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama dari Kodim 1001/HSU Balangan dimana dalam hal ini terkait dengan bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung ini sangat memberikan manfaat yang sangat besar. 


"Mudah - mudahan dengan bantuan ini bisa meringankan beban warga masyarakat kita di Kabupaten Hulu Sungai Utara sehingga dalam hal perekonomian paling tidak bisa meringankan beban yang diderita oleh warga kita. Dan juga mudah mudahan program nasional melalui TNI ini bisa berkesinambungan dan terlebih memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat khususnya warga di Kabupaten Hulu Sungai Utara".ucapnya.


Sumber: Diskominfosandi untuk Info Publik News

Uploder: Tim

Diskominfosandi 

LGBT Sebuah Harapan atau Kesengsaraan




Oleh H. Ahdiat Gazali Rahman

Pemerhati Sosial Budaya  Tinggal Di Amuntai


LGBT adalah singkatan dari “Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender L - lesbian: seorang perempuan yang tertarik dengan perempuan lain.G - gay: seorang pria yang tertarik dengan pria lain atau sering dipakai untuk menggambarkan homoseksual.B - bisexual: orang tertarik baik kepada pria dan perempuan.T - transgender: orang yang identitas gendernya bukan laki-laki dan perempuan atau berbeda dengan yang biasa ditulis dokter di sertifikat kelahiran. Sebenarnya LGBT seperti ini bukan terjadi sekarang tapi sudah pernah terjadi beberapa abad silam, tepatnya pada zaman  kaum Nabi Luth AS yang dikenal sebagai kaum penyuka sesama jenis (homoseksual), dan berachir dengan turunnya Azab dari Allah. 

Di achir ini kegiatan LGBT seolah mendapatkan angin segar karena berlndung dalam beberapa ketentuan perundangan seperti yang selama ini mereka gaungkan, seperti berlindung pada Negara Indonesia yang menjamin kebebasan, sebagai salah satu negara hukum (Rechtstaat) yang bisa menjamin kebebasan berekspresi dalam UUD 1945 Amendemen II, yaitu Pasal 28 E ayat (2) yang menyatakan, "Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya".Selanjutnya, dalam ayat (3) diyatakan, "Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat."

Dasar pemikiran mereka.

Kelompok LGBT di bawah payung “Hak Asasi Manusia” meminta masyarakat dan Negara untuk mengakui keberadaan komunitas ini, bila kita melihat dari Konstitusi yakni dalam Pasal 28 J Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan sebagai berikut :

(1) Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

(2) Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia secara lebih dalam mengatur mengenai kebebasan berekspresi tersebut, dalam Pasal 22 ayat (3) Undang-Undang itu menyebutkan, "Setiap orang bebas mempunyai, mengeluarkan, dan menyebarluaskan pendapat sesuai hati nuraninya secara lisan atau tulisan melalui media cetak maupun media cetak elektronik dengan memperhatikan nilai-nilai agama, kesusilaan, ketertiban, kepentingan umum, dan keutuhan bangsa." Dalam Pasal 70 yang menyatakan sebagai berikut :“Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan oleh Undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis”. Dan Pasal 73 Undang-Undang HAM yang menyatakan “Hak dan kebebasan yang diatur dalam Undang-undang ini hanya dapat dibatasi oleh dan berdasarkan undang-undang, semata-mata untuk menjamin pengakuan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia serta kebebasan dasar orang lain, kesusilaan, ketertiban umum, dan kepentingan bangsa”.


Realitas masyarakat sesuai aturan.

Memang benar, setiap manusia mempunyai kebebasan masing–masing, tetapi jika ditelaah lebih dalam bahwa kebebasan yang dimiliki berbanding lurus dengan batasan yang harus dipenuhi pula, seperti apakah melanggar agama, kesusilaan, kepentingan umum, hingga keutuhan bangsa ?

Pada kenyataanya, dengan banyaknya yang memperbincangkan mengenai status kaum berbendera pelangi ini mengarahkan pada satu kesimpulan, masyarakat Indonesia merasa keamanan dan ketertiban mereka terancam. Sebagaimana menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada amendemen II sudah secara tegas memasukkan hak atas rasa aman ini di Pasal 28A- “Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya".’Pasal 28I (1) “Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak ber agama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun”.’

Banyaknya ’penduduk Indonesia yang masih hidup normal, tidak ingin dikotori oleh prilaku LGBT sehingga seolah mereka bagian dari kaum tersebut  yang tidak ingin mereka inginkan, Negara kita adalah yang menganut Dasar Negara yang berKetuhanan Yang maha Esa, yang berarti penduduk negeri ini semua harus tunduk dan patuh pada agama yang diyakininya, pertanyaannya adakah ajaran agama.


Kapolres HSU Beri Reward pada Perangkat posko PPKM dan Penghibahan Tanah Untuk Pembangunan Polsek


Momen penyerahan oleh Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan SIK


AMUNTAI -IPN- Polres Hulu Sungai Utara Polda Kalsel memberikan n penghargaan tersebut dilakukan pada saat apel jam pimpinan yang diikuti oleh seluruh anggota Polres HSU serta perwakilan Polsek Jajaran Polres HSU, Rabu (18/5/2022) di Halaman Mapolres HSU.


Dalam sambutannya, Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan, S.IK.,M.H. memberikan saya ucapkan terima kasih & aprisiasi yang tinggi kepada bapak, ibu dan personel polsek danau panggang dalam dedikasinya kepada polres hulu sungai utara, pertama :


1. Brigadir Ahmad Fauzan bhabinkamtibmas polsek danau panggang penghargaan sebagai perangkat posko ppkm dalam administrasi untuk dapat meraih kategore sangat baik dari 34 provinsi dalam rangka penanggulangan covid 19 oleh bapak kapolri.


2. Kepada Bapak H. Abdullah, S.Pd., M.Ap. selaku mantan camat danau panggang kab. hsu penghargaan sebagai stake holder yang berperan aktif dalam kegiatan dan kelengkapan administrasi pada ppkm kecamatan danau panggang sehingga meraih   kategore  sangat baik  dari 34  provinsi  dalam

rangka penanggulangan covid 19 oleh bapak kapolri.


3. Kepada Ibu Hj. Husmini, S.Pd. kades rantau bujur tengah kec. sungai tabukan kab. hsu menghibahkan sebidang tanah kepada polres hsu untuk persiapan pembangunan  polsek sungai tabukan kec. sungai tabuk kab. hsu.






" Dengan adanya hibah sebidang tanah ini maka akan sangat bermanfaat bagi polres hsu dalam meningkatkan pelayanan masyarakat khususnya   masyarakat    kec.  sungai     tabukan dengan menambah pembangunan yaitu polsek sungai tabuk.


“Terakhir saya menekankan kepada seluruh personel polres hsu dan jajaran bangun rasa kebersamaan dalam melaksanakan tugas, tidak terpengaruh dengan hal negatif dalam melaksanakan tugas serta tidak menyalah gunaan wewenang kepolisian untuk hal yang bersifat  kepentingan pribadi.” Tutup Kapolres.


Sumber: Humas Polres HSU untuk Info Publik News

Uploder: Tim