Notification

×

Iklan

Iklan

Polsek Amuntai Utara Monitoring Lahan Jagung Terdampak Genangan Air Demi Keberhasilan Swasembada Pangan

Friday, July 3, 2026 | 03 July WIB Last Updated 2026-07-03T07:07:06Z
Cek tanaman jagung

Amuntai - Dalam rangka mendukung Program Swasembada Pangan Nasional, khususnya pengembangan tanaman jagung, personel Polsek Amuntai Utara terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap perkembangan lahan pertanian di wilayah hukumnya. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (2/7/2026) mulai pukul 11.00 Wita hingga selesai di lahan jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan, yang berlokasi di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara.


Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh AIPTU Ferry A.P. bersama BRIPDA Dio sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keberlangsungan sektor pertanian. Selain memantau perkembangan tanaman, personel juga berdialog langsung dengan para petani guna mengetahui kondisi terkini lahan serta berbagai kendala yang dihadapi dalam proses budidaya jagung.


Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, diketahui bahwa tanaman jagung telah mencapai ketinggian sekitar 50 hingga 90 sentimeter. Namun, kondisi lahan yang tergenang air akibat tingginya kelembaban tanah memberikan dampak terhadap pertumbuhan tanaman. Sebagian besar daun jagung terlihat menguning, yang menjadi indikasi terganggunya perkembangan tanaman karena akar tidak memperoleh kondisi tanah yang ideal untuk tumbuh secara optimal.


Situasi tersebut menjadi perhatian bersama mengingat Desa Panangkalaan merupakan salah satu wilayah yang ikut berkontribusi dalam mendukung program swasembada jagung. Genangan air yang berlangsung dalam waktu tertentu berpotensi menurunkan kualitas pertumbuhan tanaman apabila tidak segera diantisipasi melalui langkah-langkah penanganan yang tepat, baik dari sisi pengelolaan lahan maupun sistem drainase pertanian.


Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Amuntai Utara juga memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat merawat tanaman jagung meskipun menghadapi tantangan kondisi cuaca dan lingkungan. Koordinasi dengan kelompok tani terus dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan di lapangan sekaligus mendorong sinergi dengan instansi terkait dalam upaya mencari solusi terhadap kendala yang dihadapi para petani.


Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan monitoring merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pendampingan kepada para petani agar setiap kendala yang muncul dapat segera diketahui dan dikoordinasikan penanganannya.


"Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, melalui kegiatan monitoring, koordinasi, dan pendampingan di lapangan. Dengan pemantauan secara berkala, berbagai hambatan yang memengaruhi pertumbuhan tanaman dapat segera diidentifikasi sehingga solusi yang tepat dapat diupayakan bersama instansi terkait. Kami berharap semangat para petani tetap terjaga dan program swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat terus berjalan dengan baik demi mendukung ketahanan pangan nasional," ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU. (**) 


Sumber: Polres HSU/IPN

Upload: Tim

×
Berita Terbaru Update