![]() |
| KONI Kotabaru Fokus Kejuaraan Gantole dan Paralayang |
KOTABARU– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kotabaru bersama Cabang Olahraga Federasi Aero Sport Indonesia (Fasi) menunjukkan komitmen penuh dalam memajukan olahraga dirgantara di Bumi Saijaan, Minggu (28/6).
Tidak tanggung-tanggung, belasan atlet lokal kini dipersiapkan secara serius untuk mampu bersaing di kancah yang lebih tinggi.
Ketua KONI Kotabaru, Awaludin, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Fasi telah memberangkatkan para atlet lokal yang berbasis di kawasan Sarang Tiung untuk menimba ilmu dan mengasah kemampuan.
Langkah ini diambil sebagai strategi jangka panjang dalam pembinaan atlet daerah.
"Kami sudah memberangkatkan para atlet lokal kita, khususnya yang berada di Sarang Tiung, sebanyak 15 orang untuk berlatih langsung ke Bogor. Ini adalah bentuk investasi dan keseriusan kita dalam membina talenta-talenta lokal," ujar Awaludin.
Awaludin menjelaskan, target utama dari pengiriman atlet ke pusat pelatihan di Bogor ini adalah agar para penerbang lokal Kotabaru tidak hanya jago di kandang sendiri, tetapi juga mampu menembus level nasional hingga internasional.
Harapan besar ditaruh di pundak para atlet paralayang dan gantole Kotabaru agar nama daerah semakin harum di dunia dirgantara.
Potensi besar atlet Kotabaru sebenarnya sudah teruji. Awaludin membeberkan bukti nyata keberhasilan pembinaan yang dilakukan selama ini, di mana atlet-atlet lokal Kotabaru berhasil mengukir prestasi gemilang pada ajang Porprov tahun lalu di Tanah Laut.
"Kita sudah terbukti. Pada saat ajang Porprov kemarin, atlet-atlet paralayang kita sukses menjuarai kompetisi dan keluar sebagai Juara Umum dengan membawa pulang medali emas. Itulah mengapa KONI memberikan support penuh untuk Fasi Kota Baru," tambahnya.
Dengan kombinasi venue alam yang super lengkap di Bukit Mamake dan Bukit Bapake, serta program pelatihan intensif bagi atlet lokal, KONI Kotabaru optimis target membawa olahraga dirgantara Kotabaru menuju panggung dunia bukan lagi sekadar impian.
Reporter: Jumadil.
