Notification

×

Iklan

Iklan

Santuni Anak Yatim di 10 Muharam, Pemdes Pematang Benteng Gelar Peringatan Hari Asyura, Ini Yang Disampaikan Wakil DPRD HSU H Mawardi

Thursday, June 25, 2026 | 25 June WIB Last Updated 2026-06-25T08:08:52Z


Peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah di halaman Kantor Desa Pematang Benteng, Kecamatan Sungai Tabukan, Kamis (25/6).. 


AMUNTAI – Pemerintah Desa Pematang Benteng, Kecamatan Sungai Tabukan, menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah atau Hari Asyura, Kamis (25/6).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Desa Pematang Benteng tersebut dihadiri jajaran pemerintah desa, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengurus Yayasan Pesantren Al Hikmah, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Kepala Desa Pematang Benteng H. Abdullah, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan berbagi santunan kepada anak yatim telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

"Momentum 10 Muharam mengajarkan kita untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang bersama," ujarnya. Pada kegiatan ini ada 18 anak yatim diberikan bantuan. 

Menurut Abdullah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.

Rangkaian acara diawali dengan pembagian santunan kepada anak yatim, dilanjutkan tausiyah agama yang disampaikan Ustaz Asfian Nur, S.Pd., M.H.

Dalam ceramahnya yang mengangkat tema Keutamaan Menyantuni Anak Yatim, Ustaz Asfian Nur menjelaskan bahwa menyayangi dan membantu anak yatim merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.

Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap anak yatim sebagai budaya yang terus dipelihara, tidak hanya pada momentum 10 Muharam, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang dimulai selepas Salat Zuhur tersebut berlangsung khidmat dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain menjadi ajang berbagi, peringatan Hari Asyura itu diharapkan mampu memperkuat nilai gotong royong, solidaritas sosial, dan semangat kebersamaan di Desa Pematang Benteng. 



Wakil Ketua DPRD HSU H. Mawardi mengapresiasi konsistensi Pemerintah Desa Pematang Benteng dalam melaksanakan kegiatan keagamaan yang rutin digelar setiap tahun. Menurutnya, peringatan hari raya anak yatim merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai religius sekaligus menjaga kebersamaan di tengah masyarakat.

“Peringatan 10 Muharam bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.

Mawardi juga menilai keterlibatan pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan sosial serta mendukung pembangunan daerah.

“Kami di DPRD tentu mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Semoga semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi muda,” katanya.

Ia berharap peringatan hari raya anak yatim  dapat menjadi sarana memperkuat persatuan masyarakat serta mendorong lahirnya generasi yang berakhlak baik dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan Ustaz Asfian Nur, S.Pd., M.M. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah meneladani semangat hijrah Nabi Muhammad SAW dengan meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, serta kemajuan Desa Pematang Benteng dan Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Selain menjadi ajang syiar keagamaan, kegiatan itu juga mempererat hubungan antara pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat setempat. (**) 


Sumber: IPN

Penulis: Lis

Upload: Tim

×
Berita Terbaru Update