IPN - Tanjung. Hasil otopsi mengungkapkan
penyebab kematian Riska Damayanti alias
RD (18) warga Desa Murung Karangan Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong adalah
karena cekikan.
Hal tersebut diungkapkan Kapolres Tabalong AKBP Hardiono berdasarkan laporan tim forensik RSUD Ulin Banjarmasin telah melakukan otopsi terhadap korban .
"Hasil otopsi korban tewas karena cekikan dan jenasah kami kubur kembali di TPU Jaksa Agung, Tanjung," jelas Hardiono.
Sebelumnya telah dilakukan pembongkaran kuburan korban untuk dilakukan otopsi
oleh tim dari BiddokKes Polda Kalsel dengan tenaga medis RSUD Ulin Banjarmasin
pada Selasa (05/02/2019).
Seperti diketahui korban dibunuh sang kekasih MR (16), warga Desa Paliat RT.1 ,Kecamatan Kelua . MR menolak untuk bertanggung jawab kehamilan korban dan membuang korban ke Sungai Tabalong.
Sementara Kasatreskrim Polres Tabalong , Iptu Matnur menyampaikan dari pengakuan pelaku MR , dirinya terpaksa membunuh dengan cara mencekik serta menjeratkan tali pramuka ke leher korban.
"Pelaku panik saat korban minta pertanggungjawaban dan langsung membunuhnya dengan cara mencekik," tambah Matnur.
Karena tersangka masih berstatus pelajar dan berusia 16 tahun menurut Matnur masa penahanan sementara maksimal 15 hari dan dititipkan ke Polsek Murung Pudak di ruangan khusus anak.
Atas perbuatannya
tersangka MR diancam pasal 338 subsider pasal 340 KUHP dengan maksimal hukuman
mati serta Undang - undang Perlindungan Anak.