Notification

×

Iklan

Iklan

DPRD HSU Soroti Pipa Tua dan Air Keruh, Desak Percepatan Anggaran

Sunday, March 29, 2026 | 29 March WIB Last Updated 2026-03-29T08:08:29Z

 

Wakil Ketua Komisi III DPRD HSU, Hj Erlyn Febrina dari Partai Gerindra, menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terkait distribusi air bersih

Amuntai - Komisi III DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mendorong percepatan serapan anggaran serta peningkatan kualitas air bersih dalam rapat kerja bersama mitra kerja, Rabu (25/3/2026).

Rapat yang digelar di ruang rapat DPRD HSU itu membahas dua isu utama, yakni optimalisasi serapan anggaran di Dinas PUPR dan peningkatan kualitas serta keamanan air bersih bersama PT Tirta Agung Amuntai.

Ketua Komisi III DPRD HSU, Munawari, menegaskan pentingnya keterbukaan informasi dari mitra kerja, khususnya terkait program dan kendala di lapangan.

“Kami ingin mendapatkan gambaran yang jelas soal program dan permasalahan yang dihadapi, agar DPRD bisa ikut mencarikan solusi,” ujarnya.





Dalam agenda pertama, PT Tirta Agung Amuntai memaparkan rencana peningkatan layanan air bersih. Pjs Direktur PT Tirta Agung, M Nasrullah, menyebut pengembangan jaringan distribusi akan dilakukan pada Mei hingga Juni 2026.

Pengembangan itu mencakup jalur Telaga Silaba menuju Jumba dan Palimbangan, serta dari Banjang ke arah kota.

Selain itu, perusahaan telah mengoperasikan instalasi pengolahan air (WTP) berkapasitas 100 liter per detik yang diklaim mampu melayani ribuan pelanggan. Upaya peningkatan kualitas air juga dilakukan melalui penggunaan bahan polimer dan penelitian berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Munawari menyatakan dukungan, namun mengingatkan agar pengembangan jaringan tidak mengganggu layanan yang sudah berjalan.

“Pelayanan ke masyarakat harus tetap jadi prioritas,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD HSU, Hj Erlyn Febrina, menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terkait distribusi air bersih.

Menurutnya, sejumlah pipa lama belum diganti sehingga aliran air tidak maksimal, bahkan di wilayah perkotaan masyarakat masih harus menggunakan mesin untuk mendapatkan air.

Pihak PT Tirta Agung juga mengakui adanya keluhan air keruh. Mereka berencana menggandeng akademisi dan tenaga profesional untuk meningkatkan kualitas air secara berkelanjutan.

Pada agenda kedua, Dinas PUPR memaparkan progres serapan anggaran dan pelaksanaan proyek. Kepala Dinas PUPR, Amos, menyebut tahap perencanaan telah rampung, sementara sejumlah paket aspirasi masih berproses.

Ia juga mengungkapkan proyek Kantor Ketahanan Pangan telah diputus kontraknya dan akan dilelang ulang. Adapun proyek di Dinas Sosial tetap dilanjutkan karena pihak rekanan dinilai kooperatif.

Ketua DPRD HSU, H Fadilah, menegaskan pentingnya tindak lanjut konkret dari hasil rapat tersebut.

“Informasi sudah kita dengar semua, sekarang tinggal aksi,” pungkasnya. (**) 


Sumber: IPN/DPRD HSU 

Penulis: Lis

Upload: Tim

×
Berita Terbaru Update