![]() |
| Monitoring SPBU |
Amuntai – Komitmen Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dalam mengawal penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terus ditunjukkan melalui kegiatan monitoring langsung ke lapangan. Setelah melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Persatuan Bubuhan Sopir Truk Hulu Sungai Utara (PBST HSU) dan para pengelola SPBU se-Kabupaten HSU, Ketua DPRD HSU H. Fadilah, S.M. bersama Ketua Komisi II DPRD HSU H. Mukhsin Haita kembali turun melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan hasil kesepakatan rapat tersebut.
Sebelumnya, pada Jumat (12/6), Ketua DPRD HSU telah melakukan monitoring ke SPBU Desa Tayur guna memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan yang telah disepakati bersama. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan DPRD agar penyaluran BBM dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para sopir angkutan yang sangat bergantung pada ketersediaan BBM bersubsidi.
Pada hari ini, H. Fadilah bersama H. Mukhsin Haita melanjutkan agenda monitoring ke SPBU Desa Kaludan Kecil, Kecamatan Banjang. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung mekanisme penyaluran Biosolar dan Pertalite, memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung tertib, serta mengevaluasi implementasi hasil kesepakatan yang telah dituangkan dalam berita acara RDP.
Dalam kesempatan tersebut, H. Fadilah menegaskan bahwa DPRD HSU akan terus menjalankan fungsi pengawasannya agar distribusi BBM bersubsidi dapat berjalan secara transparan, adil, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Menurutnya, pengawasan di lapangan sangat penting untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan maupun praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat penerima manfaat BBM bersubsidi.
"Monitoring ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang disampaikan oleh PBST HSU dalam RDP beberapa waktu lalu. Kami ingin memastikan bahwa hasil kesepakatan benar-benar dilaksanakan oleh seluruh pihak terkait, sehingga masyarakat dapat memperoleh haknya dengan baik," ujar H. Fadilah.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD HSU, H. Mukhsin Haita, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya guna mencari solusi atas berbagai kendala yang masih ditemukan dalam penyaluran BBM bersubsidi di Kabupaten HSU.
Melalui kegiatan monitoring ini, DPRD HSU berharap distribusi BBM bersubsidi dapat berlangsung lebih tertib, tepat sasaran, serta mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha transportasi dan sektor produktif lainnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dengan adanya pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan permasalahan ketersediaan dan penyaluran BBM yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat diminimalisasi demi terciptanya pelayanan yang lebih baik.
Sumber: Sekretariat DPRD HSU/IPN
Upload: Tim
