![]() |
| Barang bukti kejahatan |
AMUNTAI – Tim Satreskrim Polres Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil mengungkap kasus pengeroyokan disertai penusukan yang menimpa seorang pelajar berinisial MAK (18). Kejadian bermula dari perselisihan di Jalan Bypass Amuntai, Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Sabtu (4/4/2026) malam atau dini hari.
Empat pelaku yang terdiri dari satu orang dewasa dan tiga remaja di bawah umur berhasil diamankan pada Minggu sore (5/4/2026), atau kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto melalui Kasat Reskrim, AKP Teguh Kuatman membenarkan penangkapan tersebut.
“Benar, para pelaku sudah kami amankan dan diminta keterangan kurang dari 24 jam setelah kejadian. Barang bukti berupa senjata tajam dan knuckle (besi tinju) juga sudah kami sita,” ujar Teguh
Dari hasil pemeriksaan, masing-masing pelaku memiliki peran berbeda dalam aksi kekerasan tersebut:
- MA (18): Memukul korban menggunakan tangan kosong dan helm milik korban.
- R (17): Turut melakukan pemukulan dengan tangan kosong.
- AFR (16): Memukul korban menggunakan knuckle atau besi tinju.
- A (16): Diduga sebagai pelaku yang melakukan penusukan menggunakan senjata tajam (sajam).
Peristiwa bermula saat korban berada di kawasan jalan Bypass Amuntai pada dini hari. Saat itu, korban diduga terlibat cekcok dengan sekelompok remaja. Perselisihan tersebut kemudian memuncak menjadi aksi pengeroyokan.
Korban dipukul secara bersama-sama menggunakan tangan kosong, helm, hingga alat keras berupa knuckle. Dalam situasi yang ricuh itu, salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menusuk tubuh korban.
Akibat perbuatan para pelaku, korban mengalami luka serius dan segera dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Pambalah Batung Amuntai.
Menerima laporan dari masyarakat, Satreskrim Polres HSU langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Petugas mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri keberadaan para pelaku.
Berkutu kerja maksimal, seluruh terduga pelaku berhasil diamankan di lokasi berbeda di wilayah Amuntai dan sekitarnya tanpa melakukan perlawanan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres HSU Iptu Asep mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak terlibat dalam aktivitas negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban, terutama di kawasan Bypass Amuntai yang kerap menjadi lokasi berkumpul anak muda.
“Kami mengimbau agar masyarakat, khususnya remaja, menghindari tindakan yang melanggar hukum dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” pungkasnya.
Sumber: Polres HSU/IPN
Upload; Tim





