-->

Terapkan Kebijakan Privasi Baru, WhatsApp Di Tinggalkan Jutaan Pengguna

 


Info Publik News. Akibat perubahan  kebijakan privasi baru  , aplikasi chatting WhatsApp mengalami penurunan pengguna. 

Perubahan ini pada dasarnya menyatakan data dari WhatsApp akan dibagikan dengan Facebook.

Menurut laporan terbaru, tampaknya keputusan perusahaan membuat perubahan pada kebijakan privasi baru mereka dapat menggerus jutaan pengguna. 

Data dari App Annie mengungkapkan, WhatsApp yang dulunya menempati urutas kedelapan sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh di Inggris, turun ke posisi 23.

Tentunya ini menguntungkan aplikasi chat lainnya yang mengambil peluang dari perubahan kebijakan WhatsApp.


Para pesaingnya seperti Telegram dan Signal justru diuntungkan dari ini. 

Signal tidak termasuk dalam 1.000 aplikasi teratas di Inggris, naik ke posisi pertama selama beberapa hari , Kamis (28/1/2021).

Telegram sebelumnya juga telah mengumumkan mereka berhasi menambah 25 juta pengguna baru dalam kurun waktu 72 jam.

WhatsApp sejak itu mengumumkan mereka akan menghentikan perubahan. Mereka berharap ini akan memberi mereka lebih banyak waktu untuk meyakinkan pengguna soal perubahan. 

Meski WhatApp sebelumnya telah menyatakan sebagian besar pembagian data akan dilakukan antar akun bisnis, dan mereka juga meyakinkan pengguna bahwa mereka tidak dapat membaca pesan mereka atau memiliki akses ke log telepon mereka.

Namun, sebagian pengguna merasa kebijakan baru WhatsApp ini memaksakan pengguna. Mengingat pengguna harus menyetujui aturan baru agar terus bisa menggunakan WhatsApp.

Tags :

bm
Created by: Info Publik News

Info Publik News Cepat Tepat Hangat

Post a Comment