HSU 'Barasih' Resmi Dilaunching Bupati H Abdul Wahid HK




Bupati HSU H Abdul Wahid HK saat melepas balon tanda launching HSU Barasih menuju HSU bebas sampah tahun 2025

IPN - Anuntai - Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU)  menggelar Launching Gerakan HSU Barasih dengan tema Menuju HSU Bebas Sampah 2025, bertempat di Lapangan Pahlawan Amuntai, Sabtu (24/11).

Kegiatan Pembukaan ini ditandai dengan penerbangan balon dan penandatangana dan deklarasi bersama dukungan gerakan HSU Barasih oleh Bupati Hulu Sungai Utara H. Abdul Wahid HK, Wakil Bupati HSU H. Husairi Abdi, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD HSU dan unsur Forkopimda.

Dalam sambutan Bupati Hulu Sungai Utara H. Abdul Wahid HK menyampaikan, menyambut baik dan mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas terlaksanannya launching gerakan HSU barasih.

"kegiatan ini tentunya memiliki makna yang sangat penting dan strategis guna memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap pentingnya mewujudkan HSU yang bersih, hijau dan sehat" kata Wahid.

"diharapkan melalui kegiatan ini kita semua juga merubah dan sikap perilaku sehingga kita memiliki tanggung jawab jawab yang tinggi untuk mewujudkan banua kita yang bersih mulai dengan penanganan dan pengelolalan sampah" tambah Wahid.




Wahid juga mengatakan kegiatan ini dapat menyamakan persepsi dan memdorong komitmen bersama serta membangu. kerjasama dan sinergitas kita dalam pengelolaan lingkungan di wilayah Kabupaten HSU agar bertambah bersih dan hijau dalam rangka gerakan HSu barasih 2025.

Berbagai kegiatan dalam pengelolaan sampah antara lain Bank sampah yaitu berbasis 3R, Reduce (mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang).

Wahid juga menambahakan bahwa gerakan HSU barasih 2025 merupakan manifestasi dari undang undang nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, perpres 17 tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional (JAKSTRANAS). Pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga, serta kebijakan dan strategi daerah (JAKSTRADA).

"saya menginstruksikan kepada kepala instansi vertikal, kepala SKPD, Camat, Lurah dan Kepala Desa untuk membentuk Bank Sampah di kantor atau di wilayah masing masing" tambah Wahid.

Hal ini dimaksutkan supaya sampah sebelum di buang ke TPS atau TPA harus sudah dilakukan oemilihan sehingga sampah yang dibuang ke TPA adalah sampah yang tidak bisa di menfaatkan lagi.

"apabila kita dapat melaksanakan hal tersebut maka sampah yang dibuaang ke TPA akan semakin sedikit jumlahnya, sehingga umur penggunaan TPA semakin panjang dan dapat melakukan penghematan kegiatan lainnya" pungkas Wahid.

Adapun sambutan dari Rusnaidy Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DISPERKIM LH) mengatakan, dalam pengelolaan sampah di HSU tidak hanya jadi kewajiban pemerintah daerah tapi peran semua masyarakat dalam pengelolaan masyarakat.

"kita ingin di kecamatan, kelurahan, desa melakukan hal yang sama" ujar Rusnaidy

Selain kegiatan launching gerakan HSU barasih adapun juga kegiatan parade amuntai green festival, lomba desain, lomba fashion busana dengan berbahan limbah dan lomba mewarnai anak anak. (*)

Sumber : Dikominfo
Editor : Abai

Subscribe to receive free email updates: