Notification

×

Iklan

Iklan

Wabup HSU Iwan Alabio Dampingi Faperta ULM Pantau Potensi Talipuk, Itik, dan Kembang Ilung

Saturday, August 8, 2026 | 08 August WIB Last Updated 2026-08-08T01:09:15Z

 

Wabup Hero Setiawan saat mendampingi pihak ULM di HSU


AMUNTAI – Atas arahan Bupati Hulu Sungai Utara, Wakil Bupati Hulu Sungai Utara, Iwan Alabio, menerima kunjungan rombongan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (Faperta ULM), Jumat (7/8/2026).


Rombongan Fakultas Pertanian ULM dipimpin oleh Dekan Fakultas Pertanian ULM Prof. Ir. Akhmad R Saidy, S.P., M.AgSc., Ph.D., IPM, didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Ika Sumantri, S.Pt., M.Si., M.Sc., IPU, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ir. Noor Aidawati, M.Si., serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Dewi Erika Adriani, S.P., M.P., Ph.D.


Turut hadir dalam rombongan sejumlah dosen Fakultas Pertanian ULM serta para dosen pembimbing mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Magang mahasiswa ULM melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pula Prof. Rizal dan Prof. Fitri dari Universitas Gadjah Mada (UGM).


Wakil Bupati HSU dalam kegiatan tersebut didampingi jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara, yakni Sekretaris Dinas Pertanian drh. I Gusti Putu Susila, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet H. Syaprudin Hasbi, S.Pt., Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Syahrifudin, S.P., Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura Marfuan, S.P., serta Kepala Bidang Penyuluhan Akhmad Halim Fahmi, S.Pt.


Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari kegiatan monitoring terhadap sejumlah potensi unggulan masyarakat di beberapa desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Rombongan mengunjungi Rumah Talipuk di Desa Beringin, Kecamatan Banjang, lokasi penetasan itik di Desa Mamar, serta sentra kerajinan Kembang Ilung di Desa Banyu Hirang, Kecamatan Amuntai Selatan.


Salah satu potensi yang menjadi perhatian adalah Rumah Talipuk di Desa Beringin. Talipuk yang selama ini tumbuh dan berkembang di wilayah perairan HSU memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi berbagai produk pangan olahan. Talipuk dapat diolah menjadi beragam jenis kue dan makanan dengan cita rasa yang khas dan enak. Bahkan, produk olahan talipuk dapat dikombinasikan dengan berbagai bahan lainnya, seperti cokelat, sehingga menghasilkan produk yang lebih variatif dan memiliki nilai tambah ekonomi.


Sementara itu, di Desa Mamar, rombongan melihat secara langsung potensi usaha penetasan itik yang telah berkembang di masyarakat. Usaha tersebut memiliki kapasitas produksi yang cukup besar, yakni dapat menghasilkan sekitar 100.000 ekor DOD (Day Old Duck) atau anak itik per minggu.


Potensi tersebut menjadi salah satu kekuatan sektor peternakan Kabupaten Hulu Sungai Utara yang dapat terus dikembangkan melalui peningkatan teknologi, manajemen usaha, kualitas bibit, serta penguatan jaringan pemasaran.


Selain sektor pangan dan peternakan, rombongan juga mengunjungi sentra kerajinan Kembang Ilung di Desa Banyu Hirang, Kecamatan Amuntai Selatan. Masyarakat setempat memiliki keterampilan dalam mengolah berbagai bahan lokal, seperti rotan, eceng gondok, dan purun, menjadi berbagai produk kerajinan bernilai ekonomi.


Berbagai produk telah dihasilkan, mulai dari tas, tikar, topi, kursi, meja, hingga berbagai bentuk kerajinan lainnya. Keberadaan sentra kerajinan tersebut menunjukkan bahwa sumber daya lokal dan kreativitas masyarakat HSU memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah yang memiliki daya saing lebih luas.


Kegiatan monitoring ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan potensi pertanian, peternakan, pangan, dan ekonomi kreatif masyarakat.


Kolaborasi melalui program KKN dan Magang MBKM diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta pendampingan terhadap berbagai potensi lokal yang ada di desa.


Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara terus mendorong pengembangan potensi daerah dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan HSU BANGKIT (Berkeadilan, Unggul, dan Kreatif).


Melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, potensi lokal yang dimiliki Kabupaten Hulu Sungai Utara diharapkan dapat terus dikembangkan, memberikan nilai tambah bagi masyarakat, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


TIM PROKOPIM HSU/IPN

×
Berita Terbaru Update