![]() |
| Stop Narkoba |
Amuntai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus bergerak masif melakukan tindakan preventif guna menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayahnya. Upaya ini menjadi bagian penting dalam implementasi misi kabupaten untuk mengembangkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan bebas dari jeratan narkoba.
Melalui Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten HSU yang berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten HSU, sosialisasi tentang bahaya narkoba digencarkan dengan menyasar para pelajar, pemuda, mahasiswa, aparatur sipil negara (ASN), dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Sosialisasi di Sekolah dan Madrasah
Selasa (4/7) bertempat di SMAN 1 Amuntai Utara dan MA Rakha Amuntai, Kabag Kesra Setda Kabupaten HSU Abd. Rohim, S.Sos., M.I.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan Bupati dan Wakil Bupati HSU yang dikenal dengan nama HATI atau HSU Peduli Tanpa Narkoba.
"Kegiatan ini juga merupakan penjabaran dari sub kegiatan bina mental spiritual yang ada di bagian kesra. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun mental spiritual generasi HSU agar memiliki ketangguhan sehingga mampu menolak dan menyatakan tidak pada narkoba," ujar Abd. Rohim.
Komitmen Bupati HSU
Sementara itu, Bupati HSU H. Sahrujani dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah H. Adi Lesmana, S.Sos., M.Si., menegaskan komitmen kuat Kabupaten HSU dalam memberantas peredaran narkoba.
"Kami ingin membangun dan mewujudkan generasi yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, kami sangat konsen dalam melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba," tegas Bupati.
Bupati HSU menambahkan bahwa pihaknya sangat mendukung setiap kegiatan yang dilakukan oleh Kesbangpol, Bagian Kesra, dan BNN, khususnya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di HSU.
Target 2.100 Peserta Sepanjang 2026
Lebih lanjut Bupati menjelaskan, melalui Bagian Kesra pada tahun 2026 ini telah direncanakan 14 kegiatan sosialisasi pencegahan narkoba dengan sasaran anak-anak sekolah, pemuda, mahasiswa, serta ASN dan PPPK.
"Jumlah sasaran keseluruhan mencapai 2.100 orang. Setiap kegiatan sosialisasi akan diikuti oleh 150 peserta," jelasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati HSU mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba melalui penguatan ketahanan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat sekitar.
"Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Butuh peran serta semua elemen. Mari kita jaga generasi penerus bangsa dari ancaman narkoba," pungkasnya. ***
Sumber: IPN/Pemkab HSU
Penulis: Lis
Upload: Tim
