Notification

×

Iklan

Iklan

Polsek Banjang Pantau Perkembangan Jagung Binaan Polri, Dukung Program Swasembada Pangan

Sunday, June 21, 2026 | 21 June WIB Last Updated 2026-06-22T04:24:36Z


Monitoring lahan pertanian jagung binaan Polsek Banjang dan Polres HSU



AMUNTAI – Polsek Banjang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui pendampingan dan monitoring lahan pertanian jagung binaan Polri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat (19/6/2026).

Monitoring dilakukan oleh personel Polsek Banjang yang dipimpin Aiptu Noryadi bersama Brigadir Fahmi Rachman dan Bripda M. Alfito Gusna. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau perkembangan tanaman jagung sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar produktivitas pertanian terus meningkat.

Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui Kasi Humas Iptu Asep mengatakan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan.

“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan terhadap kelompok tani binaan. Diharapkan hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketersediaan pangan,” ujarnya.

Lahan yang dimonitor merupakan milik Sadikin, anggota Kelompok Tani (Poktan) Mandiri yang menjadi binaan Polri. Lahan seluas 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi tersebut ditanami jagung pakan jenis hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung yang telah berusia 35 hari itu tumbuh cukup baik dengan tinggi berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter. Dalam pengelolaannya, petani menggunakan pupuk NPK 16-16-16 dan dolomit, sementara pengendalian gulma dilakukan dengan herbisida Basmilang.

Untuk mendukung proses budidaya, petani menggunakan sekitar 100 kilogram bibit jagung dengan seluruh aktivitas pengolahan lahan masih memanfaatkan peralatan manual. Tanaman tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada 10 Oktober 2026 mendatang.

Polsek Banjang memastikan kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkala guna mengetahui perkembangan tanaman sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani di lapangan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman dan kondusif. (**) 

Sumber: IPN/Polres HSU
Upload: Tim
×
Berita Terbaru Update