Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati HSU Buka Pelatihan Tajhiz Al-Janazah, Ajak Masyarakat Ubah Mindset dari Takut Menjadi Berani Mengurus Jenazah Keluarga Sendiri

Sunday, June 14, 2026 | 14 June WIB Last Updated 2026-06-14T08:09:29Z

 

Menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya

Amuntai – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H. Sahrujani, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Penyelenggaraan Memandikan dan Mengafani Jenazah (Tajhiz Al-Janazah) yang diselenggarakan oleh PC Muslimat Nahdlatul Ulama Amuntai, Minggu (14/6/2026), di Aula KH Idham Chalid Amuntai, Minggu (14/6). 


Kegiatan yang mengusung tema “Mengubah Mindset Kita dari Takut Menjadi Berani untuk Memandikan dan Mengafani Jenazah Keluarga Sendiri” tersebut dihadiri oleh Ketua TP PKK HSU, Hj. Murniati Sahrujani, Ketua Komisi II DPRD HSU, Ketua STIQ Amuntai, Ketua Muslimat NU HSU beserta jajaran pengurus, pimpinan organisasi Nahdlatul Ulama Amuntai dan anggotanya, para alim ulama, tokoh agama, serta seluruh peserta pelatihan yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Utara.


Dalam sambutannya, Bupati HSU menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Muslimat NU Amuntai atas terselenggaranya kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis dalam penyelenggaraan jenazah, tetapi juga membangun keberanian dan kesiapan masyarakat dalam menjalankan salah satu kewajiban agama.




“Pelatihan ini sangat penting untuk mengubah pola pikir masyarakat, khususnya kaum ibu, dari rasa takut menjadi berani dan siap membantu mengurus jenazah anggota keluarganya sendiri maupun masyarakat sekitar. Ini merupakan amal ibadah yang sangat mulia dan menjadi bagian dari kewajiban fardhu kifayah yang harus terus dijaga keberlangsungannya,” ujar Sahrujani.


Ia menjelaskan bahwa di era modern saat ini diperlukan regenerasi tenaga pemulasaraan jenazah yang terampil dan memahami tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam serta tradisi Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah.


Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten HSU untuk terus meningkatkan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Salah satunya melalui rencana penyediaan fasilitas pelayanan terpadu pemulasaraan jenazah yang nantinya dapat digunakan masyarakat dalam proses pemandian, pengafanan hingga pelaksanaan salat jenazah dalam satu kawasan yang representatif.


“Ke depan pemerintah daerah berkeinginan menghadirkan fasilitas yang mampu memberikan kemudahan, kenyamanan, dan pelayanan yang layak bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah kedukaan. Namun fasilitas tersebut tentu harus didukung oleh sumber daya manusia yang terampil dan siap memberikan pelayanan,” tambahnya.


Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan masing-masing dan menjadi bekal dalam membantu masyarakat saat menghadapi musibah kematian.


Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dan praktik langsung memandikan serta mengafani jenazah yang dipandu oleh narasumber berpengalaman. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penyelenggaraan jenazah.


Melalui pelatihan ini diharapkan lahir kader-kader Muslimat yang mampu menjadi garda terdepan dalam pelayanan sosial keagamaan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap sesam//a.


TIM PROKOPIM HSU/IPN

×
Berita Terbaru Update