Notification

×

Iklan

Iklan

Personel Polsek Banjang Pantau Kenaikan Air Sungai Balangan, Beberapa Desa di Wilayah Banjang ke Banjiran

Sunday, January 11, 2026 | 11 January WIB Last Updated 2026-01-11T07:15:28Z


Pemantauan pintu air



Amuntai – Anggota Polsek Banjang melakukan pemantauan terhadap perkembangan debit air Sungai Balangan pada hari Minggu (11/1/2026) pukul 09.30 hingga 09.50 Wita. Informasi ini disampaikan Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui Pejabat Satu Kasatuan Humas Polres HSU Iptu Asep.
 
Hasil pantauan di Pintu Air Desa Beringin menunjukkan ketinggian air mencapai 1,83 meter, mengalami kenaikan 3 sentimeter dari sebelumnya yang sekitar 1,79 meter dengan status siaga. Beberapa desa terdampak banjir, di antaranya Danau Terate dimana sebanyak 30 rumah di wilayah RT 1 hingga 3 tergenangi air, sementara jalan Titian tenggelam sepanjang sekitar 200 meter dengan kedalaman sekitar 2 sentimeter.

Di Lok Bangkai, 15 rumah di RT 1 dan 8 tergenangi air hingga bagian teras dan badan rumah, juga terdapat jalan di RT 08 yang tergenang sepanjang 50 meter dengan kedalaman 5 sentimeter.
 
Di Patarikan, sebanyak 50 rumah di RT 1 hingga 4 tergenangi air baik di bagian teras maupun dalam rumah dengan kedalaman 2 sentimeter. Sementara di Pandulangan, jalan desa tergenang hingga kedalaman 5 sentimeter dan sebanyak 35 rumah di RT 1 hingga 4 juga tergenangi air. Di Murung Padang, 10 rumah di RT 1 hingga 4 tergenangi air hingga bagian badan rumah dengan kedalaman 10 sentimeter, sedangkan 25 rumah lainnya hanya tergenangi hingga bagian teras dengan kedalaman 2 sentimeter. Desa Beringin juga terdampak dimana 5 rumah di RT 1 hingga 3 tergenangi air, begitu pula di Baruh Tabing dengan 4 rumah di RT 1 hingga 2 yang tergenangi air baik di bagian teras maupun dalam rumah.
 
Selain itu, di Teluk Serikat sebanyak 3 rumah di RT 1 hingga 4 tergenangi air, di Teluk Buluh ada 7 rumah di RT 1 hingga 4 yang terkena dampak, dan di Karias Dalam terdapat 1 rumah di RT 4 yang tergenangi air. Untuk fasilitas umum, tidak ada sekolah maupun tempat ibadah yang terdampak banjir. Namun, Jalan Jermani Husin Km 4 mengalami kondisi terendam pada satu titik sepanjang sekitar 50 meter dengan kedalaman antara 10 hingga 15 sentimeter.
 
AKBP Agus Nuryanto melalui Iptu Asep menjelaskan bahwa polisi telah memberikan himbauan kepada warga yang tinggal di bantaran sungai agar tetap hati-hati dan waspada terhadap bahaya banjir bandang yang mungkin terjadi.

"Pihak kami juga telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa untuk menyampaikan informasi terkait kondisi wilayah yang terdampak banjir secepatnya, serta menyusun langkah untuk pembuatan posko tanggap darurat dengan mempersiapkan kelengkapan peralatan penanganan banjir dadakan," sampainya. 
 
Dijelaskan bahwa apabila dalam beberapa waktu mendatang curah hujan di Kabupaten Balangan masih tinggi, debit air Sungai Balangan kemungkinan akan mengalami peningkatan kembali. 


Untuk menangani situasi tersebut, Polsek Banjang Polres HSU telah menyiapkan posko sementara dengan menyediakan berbagai peralatan penunjang dalam membantu penanganan korban banjir seperti ban dalam sebagai pelampung, tali-temali, sepatu bot, jas hujan, serta obat-obatan. 

Sumber: IPN/Polres HSU
Uploader: Tim
×
Berita Terbaru Update