Yayasan Al-Hidayah Alabio Ucap Terimakasih Pada Donatur Pembangunan Gedung Sekolah


Guru dan siswa Yayasan Al-Hidayah saat menggelar kegiatan pengumpulan sumbangan di Jalan Poros Alabio - Danau Panggang.

  • Tidak Gelar Safra Amal (lelang) Karena Pandemi Covid-19 



AMUNTAI - IPN- Yayasan Al-Hidayah Alabio Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) salah satu pengelolaan pendidikan berbasis islami saat ini tengah tumbuh pesat.

Yayasan ini mengelola tingkat pendidikan mulai Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD sampai dengan tingkatan SMA Islam. Kemajuan pusat pendidikan ini dirintis oleh Ketua Yayasan Al-Hidayah Drs H. Ahdiat Gazali Rahman, SH, MH.

Dan Kepala Sekolah dipimpin Dra Hj Rusmiati. Sekolah ini terus tumbuh dan saat ini tengah fokus perluasan bangunannya kelas untuk tingkat SMA Islam Al-Hidayah.

H Ahdiyat Gazali Rahman mengatakan saat ini pihaknya fokus pembangunan ruang kelas. Adapun kegiatan saat ini yakni melaksanakan proses pembangunan gedung baru seiring meningkatkan jumlah anak didik. 

Selain yayasan dibantu oleh pihak Dinas Pendidikan HSU dan Provinsi Kalimantan Selatan untuk honor tenaga pendidik. Pihaknya juga mendapat bantuan dan sumbangan dari masyarakat Alabio yang bermukim di Amuntai dan Luar Amuntai seperti Banjarmasin.

"Alhamdulillah keluarga H Nani salah satu pengusaha di Alabio membantu Rp 50 Juta untuk bangunan. Untuk atap dibantu pengusaha di Kota Banjar H Suhai Rp 30 juta, dan pengusaha Andi yang juga menyumbangkan harta untuk kemajuan pendidikan di Alabio" kata Ahdiyat melalui sambungan WhatsApp Rabu (17/6) siang.











Dana lain juga dibantu para pengendara yang membantu lewat kegiatan galang dana di jalan depan sekolah Al-Hidayah. Sebelumnya juga dana didapat dari sistem Safra Amal atau lelang kue atau buku yang merupakan ciri khas masyarakat Banjar dalam mendukung kegiatan pembangunan masjid, langgar atau pun pusat pendidikan. 

Namun karena Pandemi Covid-19 ini pihaknya tidak menggelar kegiatan Safra Amal mengingat pemberlakuan Physical Distancing atau jaga jarak dan Sosial Distancing atau mengurangi aktivitas berkumpul.

"Kami berkoordinasi dengan guru dan siswa SMA nya diminta tiap hari berjadwal turun di pinggir jalan meminta alhamdulillah ada yang sampai satu juta tiga ratus lima puluh, ada juga langsung antar dua juta tiap hari. Dimana lewat ini  suatu saat nanti hutang bisa lunas sehingga berdirilah bangunan sekolah yang baru ini," sampainya.

Membangun gedung-gedung dengan turun ke jalan memang jalan paling cepat mendapatkan sumbangan. Terima kasih kepada para donatur. (*)


Sumber: Info Publik News
Penulis: Dhani
Editor: Del

Tags :

bm
Created by: Infopubliknews

Info Publik News Cepat Tepat Hangat

Post a Comment