![]() |
| Foto kegiatan |
KOTABARU- Keluhan masyarakat dan pihak kepolisian terkait kerawanan laka lantas di Tikungan S, Desa Magalau Hulu, Kecamatan Kelumpang Barat, akhirnya mendapat respon nyata. Jumat (20/2) kemarin.
Di mana respon ini langsung disambut oleh PT Sumber Daya Energi (SDE) salah satu perusahaan di Kotabaru dengan mengerahkan alat berat untuk melakukan pembersihan batu gunung yang selama ini menjadi "blind spot" atau penghalang jarak pandang bagi pengendara di KM 370 jalan lintas Kalsel-Kaltim tersebut.
Langkah cepat ini diambil menyusul adanya surat permohonan bantuan dari Satlantas Polres Kotabaru dan Pemerintah Desa Magalau Hulu.
Pasalnya, lokasi tersebut telah menjadi saksi bisu rentetan kecelakaan maut yang merenggut nyawa.
Berdasarkan data kepolisian, dalam kurun waktu dua bulan terakhir saja, tercatat dua kecelakaan fatal di titik tersebut. Pada 13 Desember 2025, seorang sopir truk Fuso tewas di tempat.
Tak berselang lama, tepatnya 21 Januari 2026, seorang pengendara motor juga meregang nyawa usai terlibat tabrakan di tikungan tajam yang tertutup material batu gunung tersebut.
Kepala Desa Magalau Hulu, Pak Burhan, mengungkapkan rasa lega dan syukur atas terealisasinya pembersihan ini.
Menurutnya, keberadaan batu gunung di tikungan tajam itu memang sangat membahayakan karena menutupi pandangan dari arah berlawanan.
"Kami sangat berterima kasih kepada pimpinan PT SDE atas respon cepatnya. Tikungan ini sangat tajam dan sempit. Dengan dibersihkannya batu-batu tersebut, jarak pandang warga maupun pengguna jalan lintas provinsi kini lebih lapang dan jauh lebih aman," ungkap Burhan.
Apresiasi senada juga datang dari jajaran Satlantas Polres Kotabaru Kanit Kamsel, Ipda Wahyu Bagus Pratama mewakili Kasat Lantas, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk sinergi positif antara Polri, idiawaki langsung oleh Kapospol Magalau Aiptu Azyumardi, Pemerintah Desa, dan sektor swasta dalam menjaga keselamatan lalu lintas, terutama menjelang arus mudik Idulfitri 2026.
"Kegiatan pembersihan ini sangat krusial. Kami berharap dengan hilangnya hambatan pandangan di KM 370 ini, angka kecelakaan bisa ditekan seminimal mungkin. Terima kasih PT SDE yang telah peduli terhadap keamanan nyawa pengguna jalan di wilayah hukum kami," ujar Ipda Wahyu.
Menanggapi hal ini, Pamujud perwakilan dari PT Sumber Daya Energi menyatakan bahwa bantuan ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus panggilan kemanusiaan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut di wilayah operasional sekitar mereka.
“Kami selalu komitmen hadir di masyarakat, terutama dalam hal hal yang memang sangat dibutuhkan demi kepentingan orang banyak,” tutupnya mengakhiri.
Reporter: Jumadil.
