Kesalahpahaman Antar Warga Desa Di Final Malihu Cup Berakhir Damai

Paringin - Info Publik News. Kesalahpahaman yang terjadi dilapangan sepak bola saat final turnamen sepakbola Malihu Cup 2019  di  Desa Lamida Bawah Kecamatan Paringin antara salah seorang warga desa Auh Kecamatan Tebing Tinggi dan seorang warga desa Buntu Karau Rt 05 Kecamatan Juai berakhir dengan damai , Rabu (27/03/2019).

Seperti diketahui pada partai final Malihu Cup 2019 tersebut mempertemukan 2 tim raksasa yakni Persia Agung Auh dan Persibun Buntu Karau, yang dimenangkan oleh Persibun Buntu Karau dengan skor tipis 1-0 sempat terjadi insiden dimana petugas keamaanan beberapa kali melepaskan tembakan ke udara untuk meredakan ricuh penonton.


Kapolres Balangan AKBP Moh. Zamroni, S.IK melalui Kapolsek Paringin Iptu Cahyo Budi mengatakan penyelesaian kesalahpahaman ini tak lepas dari peran Polsek Paringin yang memediasi kedua belah pihak.


“Saat ini kedua belah pihak sudah melakukan kesepakatan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan serta tidak mengulangi lagi,” ucap Cahyo Budi.

Dalam memediasi di Polsek Paringin,   kedua belah pihak dimana pihak pertama yang diwakilkan Kepala Desa Auh Kecamatan Tebing Tinggi dan Kepala Desa Buntu Karau Kecamatan Juai selaku pihak kedua.

Sebelumnya kesalahpahaman ini berawal dari cekcok mulut di lapangan sepak bola Lamida Bawah dimana pihak pertama  merasa dirugikan, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polsek Paringin .

Dalam mediasi tersebut kedua belah pihak membuat surat kesepakatan antara lain  untuk saling memaafkan dan berjanji untuk tidak akan menimbulkan masalah baru lagi. Kemudian pihak kedua  bersedia mengabulkan permintaan dari pihak pertama  untuk melaksanakan selamatan (tapung tawar) di desa Auh dengan total biaya 5 juta rupiah.  



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kesalahpahaman Antar Warga Desa Di Final Malihu Cup Berakhir Damai "

Post a Comment