Komplotan Pencuri Toko Hp & Komputer Di Palangkaraya Diringkus Di Pelaihari, 2 Di Dor

IPN - Palangkaraya. Rasa penyesalan dirasakan Mei Wijaya warga Kediri - Jawa Timur yang baru merantau 2 bulan di Kalimantan dimana ia harus rela kaki kirinya diberi bonus timah panas . Pria 26 tahun ini  mengaku  terpaksa ikut dalam aksi pencurian toko hp dan komputer , sebagai sopir yang menghantar komplotan  pencuri karena sedang terlilit hutang sebesar sepuluh juta rupiah.  

Sebagai imbalannya menghantar pelaku ,  Mei  akan di beri imbalan dengan satu buah laptop, satu buah handphone, uang senilai dua juta rupiah dan obat tipes. Karena saat melakukan pencurian Mei Wijaya sedang dalam kondisi sakit tipes.

Sebelumnya Mei merupakan bagian dari komplotan pembobol toko ponsel  dan  komputer  yang beraksi di wilayah hukum  Kalimantan Tengah yang  berhasil diringkus tim gabungan  dari Polres Palangka Raya dan Polres Tanah Bumbu Kalimantan Selatan ,  Kamis (10/1/2019) malam di Pelaihari .

Komplotan yang berjumlah lima orang ini adalah Sarmuji (45) warga Wonosobo, Mei Wijaya (26)  warga Kediri ,  Supian warga Vihara - Tanah Laut, Jariyo (35) warga Jorong - Tanah Laut, dan Warsito (44) warga Margosari - Megelang.

Bahkan dua pelaku terpaksa diberi bonus timah panas karena melawan petugas,  yakni Sarmuji dan Mei Wijaya.

Kapolres Palangka Raya , AKBP Timbul RK Siregar mengatakan komplotan ini merupakan pelaku pencurian yang terjadi di Toko Proton Komputer Palangka Raya di Km.2,5 Tjilik Riwut, Jumat (04/01/2019) lalu.  

Kapolres menambahkan , barang bukti yang diamankan delapan unit ponsel dan 19 laptop dimana tiga  pelaku dibawa ke  Polres Palangka Raya dan akan menjani proses selanjutnya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 




"Dua pelaku lainnya Jariyo dan Warsito diamankan oleh Polres Tanah Bumbu karena  juga terlibat dalam pencurian sarang burung walet di wilayah Banjarmasin. Sementara satu pelaku yang sudah diketahui identitasnya berhasil melarikan diri dan dalam pengejaran pihak kepolisian," ujarnya, Jumat (11/01/2019).




Subscribe to receive free email updates: