Seleksi CPNS Kemenag Kalsel Diikuti 8.951 Peserta

IPN – Banjarbaru. Hari ini Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Propinsi Kalimantan Selatan mulai menggelar  Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilakukan dengan Computer Assisted Test (CAT).

Proses seleksi yang bertempat di Aula Idham Chalid Setdaprov Kalsel di Banjarbaru ini akan berlangsung hingga Rabu (13/11/2018).

Peserta diwajibkan membawa kartu peserta yang telah diprint ,  KTP dan berhadir 120 menit sebelum pelaksanaan tes. Pada tes SKD ini peserta juga diwajibkan  untuk berpakaian rapi dan sopan dengan ketentuan  baju atas  putih polos, celana / rok panjang  berwarna gelap dan wajib memakai sepatu. 




Seperti diketahui formasi  CPNS Kementerian Agama  tahun ini adalah 17.175 orang , dimana  Kemenag Kalsel mendapat alokasi sebanyak  593 orang .

Dan  dari total 9.408 pelamar CPNS di Kanwil Kemenag Kalsel , yang memenuhi syarat untuk mengikuti SKD (setelah lulus seleksi administrasi) sebanyak 8.951 orang .

Dalam sehari, seleksi  akan berlangsung dalam lima sesi dimana setiap sesi akan diikuti 470 orang peserta. Dengan alokasi waktu satu jam setiap sesi , setiap peserta akan  menjawab 100 soal yang terbagi tiga jenis soal yakni tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP).

Passing grade yang harus dicapai peserta adalah  TWK harus mendapat  minimal 75, lalu TIU minimal  80, dan TKP harus mencapai 143. Jika salah satu jenis soal tidak mencapai passing grade maka dipastikan peserta gagal dalam tes CPNS 2018. Untuk TWK dan TIU, jawaban benar diberi poin 5, sedangkan jawaban salah diberi poin 0. Sehingga pelamar CPNS 2018 setidaknya mesti benar mengerjakan paling sedikit 16 soal di tes TWK dan TIU.

Sedangkan untuk soal TKP sebenarnya tak ada jawaban salah. Setiap pilihan di soal TKP memiliki poin 1 sampai 5. Poin 5 diberikan untuk jawaban yang paling tepat. Perbedaan setiap jawaban amat tipis, sehingga sulit menentukan mana jawaban yang paling tepat.

Berdasarkan pengalaman peserta tes CPNS di beberapa daerah atau instansi lain soal tahun ini lebih sulit dibandingkan tahun sebelumnya, dimana dalam setiap soal terdapat kalimat yang mencapai  5 baris  dan beberapa paragraph. Hal yang sama juga pada lima pilihan ganda, sehingga benar-benar diperlukan konsentrasi dan kesiapan yang prima saat mengerjakan tes SKD ini. Maka tak jarang dalam setiap sesi nihil yang mencapai passing grade.

Bagi peserta yang mencapai passing grade berhak melaju ke  Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dimana jadwal akan ditentukan kemudian. 

Untuk dinyatakan lolos CPNS , peserta harus mampu bersaing dengan meraih nilai tertinggi  dimana harus mencapai   nilai  60%  dari 100%  bobot seleksi yang terdiri dari  Tes Praktik Kerja dengan bobot 50%,  Wawancara dengan bobot 20% dan  Psikotes dengan bobot 30%. 

Sementara salah satu peserta dari kabupaten Hulu Sungai Utara, Windi, S.Pd.I  mengaku sejak jauh hari menyiapkan diri dengan rajin belajar dengan membaca soal - soal tahun terdahulu yang didapat dari internet. Windi yang akan mengikuti tes pada Senin lusa ini ,  juga banyak bertanya dengan para rekannya yang sudah mengikuti tes CPNS 2018 di beberapa daerah sehingga bisa memperoleh gambaran soal yang akan dihadapi. "Mohon do'a restu, semoga tahun ini lulus CPNS ," harapnya singkat.


Subscribe to receive free email updates: