Patut Dicontoh, KUB Dayung Bersama Santuni Anak Yatim



Aktivitas kegiatan santunan yang dilakukan KUB Perikanan Tangkap Dayung Bersama


IPN - Amuntai - Kelompok Usaha Bersama (KUB) Perikanan Tangkap Dayung Bersama, Desa Putat Atas Putat Atas, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara melakukan penyantunan anak yatim piatu di sekretariat kelompok mereka, Minggu (28/10) kemarin.

Penyerahan santunan secara simbolis ini bersamaan dengan kegiatan pertemuan rutin bulanan di Kelompok Dayung Bersama. Dihadiri oleh seluruh anggota KUB Perikanan Tangkap Dayung Bersama, acara penyantunan anak yatim ini melibatkan dua orang anak yatim dari Desa Putat Atas Rt.3.  Acara ini merupakan bentuk kegiatan sosial yang menjadi program kerja KUB Perikanan Tangkap dalam setiap tahunnya.

Ketua KUB Perikanan Tangkap Dayung Bersama, Lini Hirlina mengatakan, digelarnya acara ini merupakan bentuk rasa syukur kelompok atas nikmat rezeki hasil tangkapan dan kesehatan yang diterima seluruh anggota kelompok dalam menjalani aktivitas sehari-hari mereka sebagai nelayan di tahun ini.

“Ini bentuk rasa syukur kami sekaligus mempererat hubungan emosional antara kami kelompok dengan masyarakat sekitar,” ujar Lini Hirlina disela-sela acara penyantunan anak yatim hari itu.
Terbentangnya perairan rawa yang menjadi area fishing ground anggota kelompok dan habitat ikan seperti sepat, betok dan gabus berkembang biak, merupakan anugerah Allah yang patut disyukuri bagi mereka yang menggantungkan hidup di sektor perikanan tangkap.

Dengan membiasakan diri untuk sering bersyukur, diyakini Lini mampu menjadikan rezeki yang mereka dapatkan sebagai nelayan bertambah berkah. “Alhamdulillah hasil tangkapan ikan tahun ini bagus, pun dengan hasil kolam beje, hasilnya sangat membantu anggota dalam memenuhi keperluan rumah tangga terlebih saat kondisi harga sembako yang saat ini tambah mahal,” ujar Lini.

KUB Perikanan Tangkap “Dayung Bersama” berdiri pada tanggal 22 Februari 2016.  Selain melakukan pertemuan kelompok minimal satu bulan sekali, KUB Perikanan Tangkap Dayung Bersama juga melakukan pemupukan modal melalui simpanan pokok, wajib dan sukarela.

Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang dimiliki kelompok selain menjadi wadah bagi profesi nelayan, keberadaan kelompok juga memiliki peran sosial dimana di dalamnya sudah diatur masalah pembagian keuntungan yang salah satunya digunakan untuk kegiatan pendidikan dan sosial kemasyarakatan.

Kegiatan sosial kemasyarakat ini dimaksudkan agar keberadaan kelompok tidak hanya bermanfaat bagi anggota kelompok yang bernaung di bawahnya namun juga masyarakat sekitar yang ada diseputaran lingkungan domisili kelompok.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk keperluan sekolah mereka.  Meski nilainya tidak seberapa, tapi inilah bentuk kepedulian kami terhadap mereka,” pungkasnya.

Penyuluh Perikanan Kecamatan Sungai Pandan, Wahyudi Rachman yang turun hadir dalam acara penyantunan anak yatim yang digelar KUB Perikanan Tangkap Dayung Bersama ini, merespon positif aksi sosial yang digelar kelompok dalam memberi peran bagi pembangunan sumber daya manusia.

“Santunan ini patut untuk dibudayakan dan dilestarikan, semoga kelompok-kelompok perikanan lainnya dapat meniru kegiatan sosial yang dilaksanakan KUB Perikanan Tangkap Dayung Bersama,” ujarnya. (*)


Penulis : Yudhi
Editor : Abai

Subscribe to receive free email updates: