Lebih Dekat Sosok Witan Sulaiman , Anak Palu Yang Sukses Merantau Ke Jakarta

IPN – Jakarta. Witan Sulaiman remaja kelahiran Palu, 8 Oktober 2001 menjadi sosok pahlawan bagi Tim Nasional Indonesia U-19 pada laga pamungkas melawan Uni Emirat Arab Grup A Piala AFC U-19 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (24/10) malam.

Gol tunggal gelandang Garuda Muda ini  pada menit ke-23 mengantarkan Indonesia lolos ke perempat final ajang bergengsi tingkat  junior Asia ini. Sepanjang pertandingan, pemain asal Palu ini bermain konsisten dengan determinasi, dan pergerakan yang luar biasa. Saat ini Witan bersama Todd Rivaldo menjadi top skor Garuda Muda  di ajang AFC U-19 2018 dengan torehan 3 gol.

Pelatih Indra Sjafri pun  tak segan memuji pemain nomor punggung 8  yang berposisi sebagai gelandang serang itu. Menurutnya, penampilan penggawa asal SKO Ragunan ini semakin menunjukkan grafik meningkat dari turnamen ke turnamen. "Saya pikir sejak dia  bersama kami di Timnas U-19 dan telah melewati berbagai kejuaraan seperti Turnamen Touloun di Paris, dua kali Piala AFF dan sekarang Piala Asia, grafik permainannya semakin membaik," ujar Indra saat jumpa pers usai laga.

Witan Sulaiman lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai tukang sayur, kesederhanaan keluarganya membuahkan anak dengan prestasi gemilang.



Karir sepakbola Witan Sulaiman harus dimulai dengan langkah berat yakni berpisah jauh dengan keluarga diusia yang muda. Witan dengan mantap mengambil keputusan untuk merantau ke Jakarta demi mengejar impiannya.

Witan Sulaiman mengungkapkan keputusan merantau diambil karena di daerah asalnya masih minim ajang untuk pesepak bola usia dini. "Di Palu dulu minim ajang untuk pesepak bola usia dini. Kalau pun ada, sifatnya hanya pertandingan antar kampung," kata Witan sehingga merantau ke Jakarta masuk SKO Ragunan adalah pilihan tepat untuk bisa lebih berkembang karena banyak kompetisi.

Bahkan menurutnya, banyak anak Palu yang sudah memiliki bakat sebagai pesepak bola namun kurang jam terbang. "Kalau di Jakarta, lebih banyak kompetisi yang diikuti. Begitu juga di Ragunan, malah bisa mengikuti turnamen internasional di luar negeri," ujarnya menambahkan.

Pemain yang mengidolakan Lionel Messi ini berharap bisa berkarier di Eropa. Tentu ini dibutuhkan kerja keras, disiplin dan semangat pantang menyerah. "Harapan saya tentu semoga bisa berkarier di Eropa seperti halnya Egy," ucap kekasih dari Rismaharini ini.

Witan membuat debut internasional bersama Indonesia U-19 pada 31 Mei 2017 dengan melawan Timnas U-20 Brasil pada turnamen Toulon di Prancis,. Ia mencetak gol pertamanya di ajang AFF U-16 2017, 13 September 2017 di menit ke 41 dan gol kedua pada menit 67 melawan Tim nasional U-19 Brunei Darussalam dengan hasil skor menang 8 – 0.

Witan usai laga melawan UEA bersyukur bisa mencetak gol dan membawa Indonesia ke babak delapan besar Piala AFC U-19 2018. Tak lupa dirinya mengucapkan terima kasih untuk seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan yang luar biasa. 
 

Melawan Jepang nanti Witan tetap optimis mampu menang. “Karena dengan mengalahkan Jepang, kami akan ke semi final sekaligus lolos ke Piala Dunia U-20 2019. Saya akui masih ada kekurangan pada diri saya ataupun tim, namun kita akan terus berupaya memperbaiki penampilan," tutup  pengidola Lionel Messi ini.

(Editor : Info Publik News)

Subscribe to receive free email updates: