Notification

×

Iklan

Iklan

Gerak Cepat Sahrujani–Iwan Alabio kini Sedimentasi Jembatan Pasar Babirik Tuntas

Sunday, August 9, 2026 | 09 August WIB Last Updated 2026-08-09T10:08:53Z


Respon cepat aksi bersih sungai


Amuntai – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Sahrujani bersama Wakil Bupati HSU Hero Setiawan atau yang akrab disapa Iwan Alabio kembali meninjau langsung penanganan sedimentasi di bawah Jembatan Pasar Babirik, Kecamatan Babirik, Minggu (9/8/2026).


Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan sedimentasi yang sebelumnya menghambat aliran sungai dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat, sekaligus memastikan kondisi di bawah jembatan benar-benar telah tertangani.


Sebelumnya, pada Jumat (7/8/2026), Bupati H. Sahrujani menegaskan bahwa penanganan sedimentasi di lokasi tersebut tidak memungkinkan dilakukan secara manual. Mengingat kondisi dan volume sedimentasi yang cukup besar, diperlukan alat berat yang sesuai untuk mempercepat proses pembersihan.


Atas arahan Bupati H. Sahrujani, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten HSU kemudian berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III untuk segera menurunkan alat berat berupa excavator amphibious.


Koordinasi tersebut membuahkan hasil. Alat berat dari BWS Kalimantan III dikerahkan untuk melakukan pengerukan dan pembersihan sedimentasi di bawah Jembatan Pasar Babirik.


Dalam peninjauan kembali pada Minggu (9/8/2026), Bupati Sahrujani dan Wabup Hero Setiawan melihat langsung hasil pekerjaan tersebut. Sedimentasi yang sebelumnya menumpuk tepat di bawah jembatan kini telah dibersihkan, sehingga kondisi di bawah Jembatan Pasar Babirik terlihat lebih bersih dan rapi.


Bupati H. Sahrujani mengapresiasi gerak cepat jajaran PUPR HSU yang telah menindaklanjuti instruksinya dengan melakukan koordinasi bersama BWS Kalimantan III sehingga penanganan dapat dilakukan menggunakan alat yang sesuai.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui BWS sangat penting dalam menangani persoalan infrastruktur dan aliran sungai, khususnya pada titik-titik yang membutuhkan penanganan khusus.


“Penanganan seperti ini harus cepat. Kalau memang tidak bisa dilakukan secara manual, segera koordinasikan dengan pihak yang memiliki alat dan kewenangan. Yang terpenting masyarakat mendapatkan manfaat dan kondisi di lapangan bisa segera ditangani,” tegas Sahrujani.


Ia juga meminta jajaran terkait untuk terus melakukan pemantauan terhadap kondisi alur sungai di sekitar jembatan, sehingga apabila kembali ditemukan penumpukan sedimentasi dapat segera dilakukan tindakan.


Sementara itu, Wakil Bupati HSU Hero Setiawan atau Iwan Alabio turut memastikan langsung kondisi di lapangan. Ia menegaskan bahwa penanganan sedimentasi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kelancaran aliran sungai serta mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Pasar Babirik.


Penanganan sedimentasi di bawah Jembatan Pasar Babirik ini terlaksana melalui koordinasi Dinas PUPR Kabupaten HSU dengan BWS Kalimantan III, atas arahan dan perintah Bupati H. Sahrujani.


Dengan telah dibersihkannya sedimentasi, kondisi alur di bawah Jembatan Pasar Babirik kini terlihat lebih lega, bersih dan rapi. Pemerintah Kabupaten HSU memastikan langkah penanganan seperti ini akan terus dilakukan secara cepat melalui koordinasi lintas instansi demi kepentingan masyarakat


TIM PROKOPIM HSU/IPN

×
Berita Terbaru Update