![]() |
| Bibit cabai dan Lombok |
Amuntai - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Sahrujani bersama Wakil Bupati HSU Hero Setiawan menghadiri kegiatan tanam perdana bibit lombok (cabai), terong, dan tomat yang dilaksanakan di Desa Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dari Fakultas Universitas Lambung Mangkurat (ULM), melalui penerapan hasil penelitian dan inovasi di bidang pertanian yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten HSU.
Yang menarik dalam kegiatan tersebut adalah penggunaan media tanam berupa pupuk yang berasal dari suapan gunung, yang sebelumnya telah melalui proses penelitian oleh tim dari Fakultas ULM. Pemanfaatan bahan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif media tanam yang mampu mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Sahrujani bersama Wakil Bupati Hero Setiawan turut melakukan penanaman secara langsung bibit lombok, terong, dan tomat sebagai simbol dimulainya kegiatan budidaya menggunakan inovasi media tanam hasil penelitian tersebut.
Bupati H. Sahrujani menyampaikan apresiasi kepada pihak ULM yang telah memilih Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai salah satu lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat sangat penting dalam mendorong lahirnya inovasi yang dapat diterapkan secara langsung dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pemerintah daerah tentunya sangat mendukung berbagai inovasi dan hasil penelitian perguruan tinggi yang dapat diterapkan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian,” ujar Bupati.
Bupati juga berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada tahap penelitian maupun penanaman perdana, tetapi dapat terus dikembangkan sehingga hasilnya dapat diketahui dan dimanfaatkan secara lebih luas oleh masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Hero Setiawan menambahkan bahwa pengembangan sektor pertanian membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak. Kehadiran akademisi melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dinilai menjadi peluang untuk memperkenalkan teknologi maupun metode baru kepada para petani.
“Harapan kita, inovasi seperti ini bisa terus dikembangkan dan nantinya memberikan hasil yang baik. Jika terbukti efektif dan memberikan peningkatan produktivitas, tentu dapat menjadi contoh yang bisa diterapkan di wilayah lainnya,” ungkapnya.
Kegiatan tanam perdana tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pertanian yang lebih inovatif, produktif dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten HSU berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya pengembangan sektor pertanian, termasuk melalui pemanfaatan hasil penelitian, inovasi teknologi serta potensi sumber daya lokal. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan sektor pertanian semakin mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
TIM PROKOPIM HSU/IPN
