![]() |
| Meriah gowes di Kotabaru |
KOTABARU – Ratusan pesepeda gunung menaklukkan rute sepanjang sekitar 100 kilometer dalam MTB Adventure 2026 di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Minggu, 23 Agustus 2026.
Rute dimulai dari kawasan Siring Laut. Peserta kemudian bergerak menuju sejumlah ruas jalan di pusat kota sebelum memasuki jalur pedesaan dan kawasan perbukitan.
Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis melepas peserta dari garis start di Siring Laut. Sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan kepala satuan kerja perangkat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Setelah meninggalkan Siring Laut, rombongan melintasi Jalan Pangeran Indra Kesuma Negara, Jalan Sudirman, Jalan Diponegoro, dan Jalan Veteran. Peserta kemudian diarahkan menuju Selaru, Gunung Aru, Bekambit, dan Rampa Jawa.
Medan yang dilalui peserta tidak hanya berupa jalan beraspal. Mereka juga melewati jalur dengan karakteristik alam yang menuntut ketahanan fisik dan kemampuan teknis bersepeda.
Rute tersebut membawa peserta hingga Tower Bidan Desa Tirawan. Dari titik itu, peserta kembali menuju kawasan Siring Laut dan Panggung Apung sebagai lokasi kegiatan.
MTB Adventure tahun ini dibagi menjadi enam kategori. Panitia membuka kelas Men Open, Women Open, Men 18 Under, Men 30–41 Tahun, Men 42 Tahun Up, serta Men Lokal 20 Tahun Up.
Syairi mengatakan kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memperkenalkan kawasan wisata Kotabaru kepada peserta dari luar daerah.
Menurut dia, jalur yang dilewati peserta memperlihatkan sejumlah karakter alam Kotabaru, termasuk kawasan pegunungan, hutan, dan pesisir.
“Ajang ini menjadi panggung efektif untuk mengenalkan kekayaan potensi wisata alam Kotabaru yang sangat beragam,” ujar Syairi.
Ia meminta peserta memperhatikan keselamatan selama perjalanan. Peserta juga diminta menjaga kebersihan jalur dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Syairi berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda olahraga. Kehadiran peserta dari berbagai daerah, kata dia, dapat ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.
“Event sport tourism seperti ini mampu memberikan multiplier effect, khususnya dalam membangkitkan roda perekonomian lokal serta menggerakkan sektor UMKM di sekitar kawasan Siring Laut,” katanya.
Penulis: Jumadil.
