![]() |
| Wabup Hero Setiawan (Tengah) . |
Amuntai - Rapat kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Kabupaten Hulu Sungai Utara digelar pada 13 Juni 2026 bertempat di Mess Negara Dipa Amuntai.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan dalam pembinaan serta pengembangan
tilawatil Qur’an di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Hero Setiawan yang mewakili Bupati Hulu Sungai Utara H. Sahrujani. Turut hadir Sekretaris Daerah
Kabupaten Hulu Sungai Utara Adi Lesmana, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara Drs. H. M. Rusdi Hilmi, Ketua Lembaga
Pengembangan Tilawatil Qur'an Kabupaten Hulu Sungai Utara H. Husairi Abdi, Kabag Kesra Kabupaten Hulu Sungai Utara Abdul Rohim,
Ketua STIQ Rakha Amuntai Dr. H. Abd. Hasib Salim, serta para camat se-Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hero Setiawan menyampaikan LPTQ bukan sekadar organisasi untuk mempersiapkan kafilah MTQ,
tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga identitas daerah yang agamis. Sejalan dengan visi HSU Bangkit yang berkeadilan,
unggul, dan kreatif, pemerintah daerah menempatkan pengembangan baca tulis Al-Qur’an sebagai prioritas pembangunan sumber daya manusia.
Dalam kesempatan ini, terdapat tiga poin utama kebijakan dan arahan yang disampaikan:
1. Pengembangan yang Berkeadilan
Pembinaan Al-Qur’an harus merata hingga ke pelosok desa dan tidak hanya berpusat di perkotaan. Setiap anak di Hulu Sungai Utara berhak
memperoleh akses belajar Al-Qur’an melalui penguatan TPATPQ di setiap wilayah.
2. Mewujudkan SDM yang Unggul
Tujuan utama bukan hanya mencetak juara MTQ, tetapi juga membentuk generasi yang unggul secara intelektual dan spiritual. Pemerintah daerah
akan terus mendukung peningkatan kompetensi ustaz, ustazah, dan dewan hakim melalui pelatihan berkelanjutan, dengan fokus pada kualitas bacaan,
pemahaman, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.
3. Inovasi yang Kreatif
LPTQ didorong untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an agar lebih menarik bagi generasi milenial dan Gen Z.
Inovasi perlu dilakukan tanpa meninggalkan kemurnian kaidah Al-Qur’an.
Selain itu, para camat dan KUA diharapkan aktif bersinergi dengan program LPTQ di tingkat kecamatan demi keberhasilan pengembangan baca tulis
Al-Qur’an sebagai tanggung jawab bersama. Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LPTQ Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun 2026 secara resmi dibuka dengan
harapan seluruh ikhtiar dalam membumikan Al-Qur’an dapat membawa kemajuan bagi HSU.
Sementara itu, Ketua LPTQ HSU H. Husairi Abdi menegaskan
bahwa rapat kerja ini menjadi sarana evaluasi program sekaligus penyusunan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam memajukan syiar Al-Qur’an
di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Rapat kerja berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan diisi dengan pembahasan program kerja LPTQ, peningkatan pembinaan peserta MTQ,
serta penguatan koordinasi antara kecamatan dan pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
TIM PROKOPIM HSU/IPN
Upload: Tim
