![]() |
| Foto bersama Kontingen Saijaan sebelum bertanding di POPDA Kalsel |
BANJARMASIN – Gelanggang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan resmi bergulir.
Bertempat di Gedung Mahligai Banjarmasin, Senin, (18/5/26), pembukaan menandai dimulainya duel sengit antar-atlet muda dari 13 kabupaten dan kota se-Kalsel.
Di tengah kepungan dominasi wilayah lain, kontingen Kabupaten Kotabaru memilih datang dengan kepala dingin, optimistis, namun tetap membumi.
Saraf ketegangan kompetisi rupanya tak membuat goyah mental skuad dari pesisir ini. Alih-alih mematok target juara umum yang muluk, Kotabaru secara realistis hanya membidik posisi lima besar di klasemen akhir se-Banua.
Pilihan target yang terukur ini bukan tanpa kalkulasi. Jauh sebelum genderang perang ditabuh di Banjarmasin, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, sudah mewanti-wanti pasukannya saat acara pelepasan di kawasan wisata Siring Laut, Jumat (15/5/26).
Syairi menitipkan pesan krusial, merawat mental juara jauh lebih penting ketimbang sekadar memburu angka, demi menjaga marwah Bumi Saijaan.
Sinyal kesiapan tempur itu divalidasi kembali oleh Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Evi Sulastri.
Ditemui di sela-sela riuhnya prosesi pembukaan, Evi memastikan seluruh punggawa yang mengusung jargon Kotabaru Hebat ini berada dalam kondisi fisik dan mental tertinggi.
“Insya Allah, kami sangat optimistis bisa menembus posisi lima besar se-Kalsel. Kami tidak ingin serakah menetapkan target. Yang utama adalah anak-anak fokus dan bertarung habis-habisan di setiap laga,” kata Evi kepada Radar Banjarmasin.
Dalam palagan olahraga pelajar tahun ini, Kotabaru mengutus 81 atlet pilihan. Mereka memikul misi besar di empat cabang olahraga beregu yang menjadi menu utama: sepak bola, bola voli, bola basket, dan sepak takraw.
Kuartet cabang olahraga ini memang menjadi tumpuan utama dan penyangga harapan Kotabaru. Merujuk pada catatan sejarah kejuaraan serupa pada tahun-tahun sebelumnya, sektor-sektor beregu inilah yang terbukti menjadi lumbung subur dalam mendulang medali emas bagi Kotabaru.
Persiapan panjang melalui pemusatan latihan intensif kini tinggal pembuktian di lapangan.
Reporter: Jumadil
Upload: Tim
