![]() |
| Program ketahan pangan nasional |
Amuntai – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026, Polsek Amuntai Selatan bersama Sat Binmas Polres Hulu Sungai Utara melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Kuartal II di lahan pertanian Desa Telaga Hanyar, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (12/05/2026) sekitar pukul 09.00 Wita hingga selesai.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, khususnya di sektor pertanian jagung pakan. Penanaman dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1 hektare yang merupakan lahan binaan Polri bersama kelompok tani Mandiri di Desa Telaga Hanyar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres HSU AKP Saifullah, Kapolsek Amuntai Selatan IPDA Suharnowo, S.H., Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Kepala Desa Telaga Hanyar, aparat desa, para petani setempat, personel Sat Binmas Polres HSU serta personel Polsek Amuntai Selatan. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional.
Dalam kegiatan penanaman, benih jagung yang digunakan merupakan jenis Jagung Hibrida F1 Super Bisi 18 varietas unggul dengan jumlah sebanyak 100 kilogram. Varietas tersebut dipilih karena dinilai memiliki kualitas baik, daya tahan yang kuat serta produktivitas tinggi sehingga diharapkan mampu memberikan hasil panen maksimal bagi masyarakat petani.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur mengatakan bahwa program penanaman jagung yang dilakukan jajaran Polres HSU merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.
“Kegiatan penanaman jagung ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program Presiden Republik Indonesia dan arahan Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait penguatan ketahanan pangan nasional. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut berperan aktif membantu masyarakat dalam bidang pertanian,” ujar IPTU Asep Hudzainur.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program swasembada pangan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, aparat kepolisian, penyuluh pertanian hingga masyarakat petani. Dengan adanya kerja sama tersebut, diharapkan lahan pertanian yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produksi pangan.
Selain melaksanakan penanaman jagung, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Personel kepolisian bersama petani turun langsung ke lahan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada warga agar terus mengembangkan sektor pertanian sebagai penopang perekonomian masyarakat desa.
Masyarakat Desa Telaga Hanyar menyambut positif program tersebut dan berharap adanya pendampingan berkelanjutan dari pemerintah maupun pihak kepolisian terhadap pengembangan pertanian jagung di wilayah mereka. Dukungan bibit unggul serta pendampingan teknis dinilai sangat membantu dalam meningkatkan hasil pertanian masyarakat.
Sumber: Polres HSU/IPN
Upload: Tim
