![]() |
| Peninjauan |
AMUNTAI – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Kalimantan Selatan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) serta pengawasan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari, Desa Rantau Bujur RT 01, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 12.00 Wita.
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala BGN Regional Kalsel, Siti Fatimah, didampingi dua orang staf. Turut hadir Kasat Intelkam Polres HSU AKP Agus Murti Widodo, Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, serta H. Barkati selaku pihak ketiga.
Monitoring dan evaluasi ini dilakukan untuk menentukan hasil akhir pembangunan SPPG sebelum memasuki tahap operasional penyaluran makanan bergizi gratis kepada siswa-siswi yang dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari di wilayah HSU.
Dalam hasil evaluasi, BGN Regional Kalsel memberikan sejumlah catatan penting yang perlu dipenuhi, di antaranya pemasangan termometer di setiap ruangan guna menjaga suhu dan kelembapan, pemasangan oil trap sebelum limbah minyak menuju instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta pemasangan alat pembasmi serangga (mosquito killer) di setiap ruangan.
Selain itu, SPPG juga diwajibkan menyediakan genset sebagai cadangan daya listrik, memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) untuk antisipasi kebakaran, serta memasang sistem penyaringan air ultraviolet pada aliran air yang digunakan untuk memasak dan mencuci bahan makanan agar terhindar dari kontaminasi bakteri.
BGN juga meminta pemenuhan kelengkapan data pendukung dari SPPG Kemala Bhayangkari HSU, meliputi dokumentasi foto sarana prasarana, peralatan dapur dan masak, instalasi listrik dan gas, bangunan, pekerja lokal, alat keselamatan dan kesehatan kerja (K3), genset, hingga video alur keluar-masuk bahan makanan.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto melalui Ps Kasi Humas Iptu Asep menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi yang dilakukan BGN Regional Kalimantan Selatan merupakan bentuk pengawasan guna memastikan SPPG siap beroperasi sesuai standar yang ditetapkan.
“Pengawasan ini penting untuk menjamin keamanan, kebersihan, serta kelayakan sarana dan prasarana sebelum SPPG menyalurkan makanan bergizi gratis kepada siswa-siswi di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujar Iptu Asep.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Monitoring dan evaluasi ini menjadi salah satu tahapan akhir pembangunan SPPG sebelum resmi dioperasikan untuk mendukung program penyaluran makanan bergizi gratis bagi siswa usia sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Pihak pengelola SPPG saat ini masih menunggu rekomendasi lanjutan dari BGN Pusat atas hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh BGN Regional Kalimantan Selatan sebagai dasar dimulainya operasional SPPG Kemala Bhayangkari HSU.
Sumber; IPN/Polres HSU
Uploader: Tim
