Perpustakaan se Banua Anam Didorong Kreatif Mendapatkan DAK



Pertemuan perpustakaan se Banua Anam di Kota Barabai Kabupaten HST




IPN-Barabai- Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kalsel melalui Kabid Layanan Perpustakaan Wildan mengharapkan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah di Banua Enam  dapat lebih kreatif dalam penyusunan anggaran dalam rangka perkuatan perpustakaan dalam rangka mendukung program Kalsel Cerdas.
“Uapayakan untuk untuk mendapatkan dana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ke pemerintah pusat untuk mendukung pembiayaan program pada Dinas Perpustakaan dan Arsip” ajak Wildan kepada seluruh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daeah Se Banua Enam pada rakor Perpustakaan Se Banua Enam yang diadakan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabuapten Hulu Sungai Tengah (HST) di Barabai (31/10).
Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah HST Mardiono menyambut baik arahan yang disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kalsel melalui Kabid Layanan Perpustakaan tersebut. “ Kita akan berusaha untuk mendapatkan DAK dari pemerintah pusat, karena itu kami akan membuat perencanaan program perpustakaan yang dapat dibiayai melalui bantuan dana DAK, tentunya harus dengan berkoordinasi intensif dengan pemerintah pusat”ujarnya.

Diskusi

Sedangkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Balangan Syarif Ubaidillah menyatakan bahwa  Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten/kota merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. “Ibarat tubuh maka ruhnya adalah Pemerintah Provinsi Kalsel yang yang diharapkan dapat menyokong bantuan kepada kemajuan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah di kabupaten/kota”
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupten Hulu Sungai Selatan (HSS) H Tajuddin Noor menekankan pentingnya pengembangan inovasi program dalam upaya memajukan perpustakaan dan kearsipan “Kuncinya bagaimana komunikasi yang baik dan  bangun jaringan-jaringan yang saling bekerjasama secara sinergi” katanya.
Rakor Perpusatakaan Se banua Enam sendiri menurut Mardiono merupakan media komunikasi untuk saling bertukar pegalaman dalam pengelolaan perpustakaan dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan dan pengembangan perpustakaan.
”Harapannya minat dan kemampuan baca masyarakat meningkat yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan Banua Enam” (*)

Penulis : Ramadhan
Editor : Abai
Sumber : Humas HST

Subscribe to receive free email updates: