Kartu Nikah Bukan Proyek Menghabiskan Anggaran Akhir Tahun

IPN – Depok. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menepis anggapan bahwa program kartu nikah  ada kaitannya dengan masalah menghabiskan anggaran akhir tahun atau dianggap sebagai proyek mengada-ada  maupun isu-isu lainnya. Kartu nikah yang diterbitkan Kementerian Agama  adalah media untuk mengidentifikasi status pernikahan secara online dan nikah bukan untuk mengganti buku nikah.

"Apalagi dikaitkan dengan Pilpres tidak ada urusannya dengan itu. Ini murni implikasi logis dalam membangun sistem aplikasi dan bukan untuk menggantikan buki nikah," tegas Lukman usai menghadiri kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Pencegahan Korupsi melalui Gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi di Depok, Jumat (23/11/2018).


"Saya sudah berkali-kali menjelaskan soal hal ini, buku nikah akan terus tetap ada karena itu adalah dokumen resmi karena terkait dengan status pernikahan harus dicatat oleh negara," kata Lukman .

Dengan adanya kartu nikah, pihak Kemenag  akan mudah melakukan identifikasi karena kartu nikah ini berbasis online.

"Ada barcode khusus untuk memudahkan identifikasi status nikah pasangan. Jadi kami di sini berusaha untuk membangun sistem informasi manajemen aplikasi nikah berbasis online," katanya.

Pengadaan buku nikah juga merupakan bagian dari upaya dalam membenahi sistem pendataan melihat pada kenyataannya banyak terjadi pemalsuan pada buku nikah. Sehingga setiap buku nikah yang dimiliki oleh setiap pasangan suami istri bisa dikontrol dengan mudah.

"Maka diperlukan sistem informasi manajemen yang teraplikasi sekaligus terintegrasi dengan data Data Kependudukan dan Catatan Sipil yang ada di bawah Dukcapil Kementerian Dalam Negeri jadi ini upaya mengintegrasikan data," ungkapnya.

Lukman juga menyampaikan bawa  DPR RI telah menyetujui program tersebut, sehingga tinggal menunggu pemberlakuannya. 

"Yang 2018 sudah disetujui DPR oleh Komisi VIII, datanya semua ada. Untuk 2019 ini, tentu kan belum belum dibahas, ini kan baru belum disahkan anggaran 2019,” tambahnya.

Subscribe to receive free email updates: