Roger Danuarta Mualaf. Adegan Sinetron ?

IPN – Jakarta. Kabar aktor Roger Danuarta mualaf dipastikan bukan adegan sinetron .  SinemArt, rumah produksi yang menaungi Roger Danuarta, buka suara dan memastikan video yang viral di media sosial itu bukan bagian dari sinetron.

Meski begitu, SinemArt tidak tahu lebih lanjut terkait Roger Danuarta berpindah agama. Karena urusan itu merupakan ranah pribadi dan tidak ada hubungannya dengan urusan pekerjaan.

Seperti diketahui  Roger Danuarta dikabarkan telah menjadi mualaf setelah sebuah video yang viral di media sosial. Pada video yang berdurasi 44 detik terlihat Roger Danuarta terlihat mengucapkan kalimat syahadat dibimbing seorang ustad.
 

Salah satu akun Instagram yang mengunggah momen tersebut adalah Mualaf Center Yogyakarta. "Alhamdullillah Roger Danuarta Berislam. Siapa yang Allâh beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya. Dan siapa yang Allâh sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk," tulis akun tersebut sebagai keterangan.

Akun tersebut juga menyebut bahwa ikrar dua kalimat syahadat dilaksanakan pada Senin (29/10/2018) dibimbing oleh Ustaz Insan Mokoginta. 
 
Bangkit Kembali Usai Terjerat Narkoba

Dukungan sang ayah memicu Roger rajin ikut casting dan mendaftar ke barbagai agensi model dan rumah produksi membuatnya sering menghiasi layar kaca. Roger sukses mengawali karir sebagai aktor pada sinetron "Cinta Berkalang Noda" pada tahun 2001.

Sukses dilayar kaca, Roger pun laris manis di layar lebar. Tercatat ada tiga film yang dimainkannya. Hingga akhirnya Roger terjerat narkoba , puncaknya ditemukan overdosis disebuah mobil pada tahun 2014 silam yang membuat karirnya sempat jatuh.

Melepaskan diri dari jerat narkoba bukan perkara mudah. Roger Danuarta mengingat, kendala terbesar untuk bangkit yakni minimnya informasi soal bagaimana cara pulih. Terlebih muncul pikiran  mengajak Roger untuk membayangkan nikmatnya bercinta dengan sabu, kenangan manis mengisap ganja.



Roger menyelesaikan proses rehabilitasi bersama Badan Narkotika Nasional pada 2015. Kata Roger Danuarta, keberhasilan rehabilitasi itu dipengaruhi banyak faktor yakni dukungan keluarga, dukungan teman-teman, dan yang terpenting keinginan dari dalam diri.

“Pemulihan dari narkoba juga bergantung pada seberapa baik saya mengubah cara pandang dan gaya hidup yang dijalani selama ini. Bangkit dari ketergantungan narkoba itu tidak seperti memasukkan mobil yang rusak ke bengkel. Lalu, dalam hitungan jam mobil keluar dalam kondisi mesin seperti baru. Saya ini manusia,” ungkap Roger Danuarta.

Usai rehabilitasi, Roger Danuarta memulai hidup baru dan kembali membangun karier. Ia mendapat kesempatan kedua lewat sinetron berating tinggi 7 Manusia Harimau. “Saya sudah menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawab saya kemarin dan sekarang saya menjalani kehidupan saya dengan orang-orang yang memang mencintai saya," tuturnya.

Ia pun optimistis menatap hidup barunya. “Dibilang dari nol lagi, sih tidak. Tetapi perbedaan besar, orang-orang lebih senang dengan Roger yang sekarang ini,” ujarnya yang kini menjaga kebugaran tubuh dengan mengonsumsi vitamin.

Kejadian buruk masa lalu pelan-pelan ia lupakan. Ia bertekad menunjukkan prestasi dan kebaikan. “Saya sekarang mensyukuri berkah yang sudah saya dapatkan. Semua kejadian pasti ada hikmahnya,” tutup Roger Danuarta.
 
Filmografi Roger Danuarta : 

Film

Sinetron

FTV

  • Macan Jalanan (2007)
  • Ku Ingin Bahagia (2008)
  • Gaulnya Anak Muda (2009)
  • Senandung Cinta Siti Sholihah (2011)
  • Kucari Namamu (2012)
  • Partial Amnesia (2015)
  • TV Movie Spesial Natal: Untuk Noel (2017)



Subscribe to receive free email updates: