Pekan Panutan Pajak, ASN Bisa Jadi Teladan Bayar Pajak Khususnya PBB- P2 Imbau Galuh




Wabup H Husairi Abdi tiga dari kiri dan kepala BP2RD Hj Galuh Bungsu Sumarni dan pejabat serta para camat lurah dan kades di acara pekan panutan pajak 


IPN - Amuntai - Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (DPPRD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mengadakan Pekan Panutan PBB-P2 sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pembayaran pajak dengan menjadikan tema program " Malalui pekan panutan PBB-P2 2018 kita jadikan sebagai momentum sadar pajak bagi masyarakat."

Acara yang digelar halaman kantor DPPRD. Selasa (23/10) dihadiri Wakil Bupati HSU H. Husairi Abdi Lc, unsur Forkopimda, para kepala SKPD di lingkungan pemerintah Kabupaten HSU, perwakilan BPN, para camat, Kades, lurah serta undangan lainnya.

Kepala DPPRD HSU Hj Galuh Bungsu Sumarni dalam laporannya menuturkan, kegian ini merupakan program optimalisasi penerimaan PBB-P2 tahun 2018 yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai contoh teladan dari pada para pejabat, toko masyarakat, PNS, untuk bisa membayar pajak khususnya Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2).





"Oleh karenanya, melalui Pekan Panutan PBB-P2 marilah kita mulai dari diri kita sendiri untuk bisa menjadi panutan membayar pajak khususnya PBB-P2." Tuturnya.

Adapun untuk pelunasan PBB-P2 terhitung sampai 23 Oktober  2018 ada sebanyak 98 desa yang telah terpenuhi pelunasannya, oleh sebab itu diharapkan sampai akhir tahun 2018, seluruh desa dan kelurahan di kabupaten HSU dapat berupaya untuk meningkatkan target yang telah ditetapkan, melalui bantuan kasi trantib pendapatan, para kades lurah, camat dan lainnya." Imbuhnya


Sementara itu, menurut Wakil Bupati HSU H. Husairi Abdi Lc, dalam sambutannya, kegiatan ini  sangatlah penting bagi pemerintah daerah maupun masyarakat Hulu Sungai Utara, "seiring dengan pentingnya fungsi pajak PBB-P2 bagi pembangunan di kabupaten Hulu Sungai Utara."Kata Husairi

Dirinya juga menyambut baik atas adanya fasilitas penyetoran bagi wajib pajak ataupun petugas pemungut pajak yang berada jauh dari kabupaten, dengan adanya pembentukan khas daerah pembantu wilayah dikecamatan oleh BPPRD. jadi dengan inovasi ini tidak ada lagi keterlambatan dalam penyetoraan pajak dan retribusi daerah.

Dikatakannya, Keberadaan pajak adalah tulang punggung dalam pembinaan pembangunan, yang bagian besar hasilnya dapat kita lihat dan nikmati saat ini seperti pembangunan infrastruktur jalan jembatan sarana kesehatan olahraga sekolah dan lain sebagainya.

Begitu pentingnya peran pajak bagi keberlangsungan pembangunan maka sudah seharusnya bagi masyarakat untuk berusaha meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif untuk membayar pajak." Terang Husairi

Lebih lanjut, Husairi berharap agar aparat pajak terus melakukan pembenahan administrasi perpajakan untuk membuktikan andanya perkembangan dari langkah-langkah menuju pemerintahan yang bersih dan akuntabel sehingga tidak ada lagi keraguan masyarakat dalam membayar pajak.

Ia juga mengharapkan, melalui pekan panutan ini masyarakat dapat meningkatkan kesadarannya sebagai warga negara, akan pentingnya kewajiban membayar pajak dan sekaligus diharapkan bisa menjadi contoh bagi warga yang lainnya." Pungkasnya.

Dalam acara ini juga diserahkan penghargaan serta door prize kepada sejumlah, desa, kelurahan, kecamatan dan perusahaan di wilayah Kabupaten HSU yang mana selama tahun 2018 menjadi salah satu terbesar jumlah realisasi pelunasan pajak PBB-P2 nya.

Sumber : Dikominfo
Editor : Abai

Subscribe to receive free email updates: