Notification

×

Iklan

Iklan

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Pemkab HSU dan BRIN Susun Strategi Optimalisasi Lahan Rawa

Tuesday, September 8, 2026 | 08 September WIB Last Updated 2026-09-08T03:24:00Z


Sosialisasi


Amuntai - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melaksanakan Sosialisasi Naskah Akademik sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi lahan rawa lebak untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara.


Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Hulu Sungai Utara H. Sahrujani, Prof. Dr. Ir. Masganti, M.S. beserta tim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Staf Ahli, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSU, para Kepala SKPD, serta para penyuluh pertanian Kabupaten HSU.


Dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. Ir. Masganti, M.S. bersama tim BRIN memaparkan strategi pengelolaan lahan dan tata air sebagai bagian penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kalimantan Selatan.


Pembahasan tersebut menitikberatkan pada upaya pemanfaatan lahan rawa lebak secara lebih optimal melalui desain dan strategi tata air yang disesuaikan dengan karakteristik lahan. Pengelolaan tata air yang tepat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan pertanian di kawasan rawa lebak.


Kabupaten HSU yang memiliki potensi lahan rawa lebak membutuhkan pendekatan pengelolaan yang sesuai dengan kondisi wilayah. Karena itu, melalui kerja sama dengan BRIN, pemerintah daerah berupaya mendapatkan kajian berbasis riset yang dapat menjadi dasar dalam menentukan strategi pengembangan pertanian secara lebih terarah.








Sosialisasi Naskah Akademik ini bertujuan untuk menyusun desain dan strategi tata air yang sesuai dengan karakteristik lahan rawa lebak untuk pertanian di kawasan HSU. Kajian tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran dan alternatif pengelolaan tata air yang dapat diterapkan sesuai kondisi lahan di lapangan.


Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk merumuskan rekomendasi kebijakan bagi para pemangku kebijakan dan Pemerintah Daerah, sehingga hasil kajian dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan kebijakan pembangunan pertanian di Kabupaten HSU.


Keterlibatan para penyuluh pertanian juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Para penyuluh diharapkan dapat memahami hasil kajian dan strategi yang dirumuskan, sehingga nantinya dapat membantu menyampaikan pengetahuan serta inovasi kepada petani di lapangan.


Sinergi antara Pemerintah Kabupaten HSU dan BRIN diharapkan dapat menghasilkan strategi pengelolaan lahan rawa yang tidak hanya berbasis kajian ilmiah, tetapi juga aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat petani.


Melalui pengelolaan lahan dan tata air yang lebih tepat, potensi rawa lebak di Kabupaten HSU diharapkan dapat dioptimalkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mendukung peningkatan indeks pertanaman, serta memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara.


TIM PROKOPIM HSU/IPN

×
Berita Terbaru Update