![]() |
| Dukungan ketahanan pangan |
Amuntai - Polres Hulu Sungai Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui kegiatan Penanaman Jagung Kuartal III Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026) mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai di lahan pertanian milik warga yang berlokasi di Desa Pinangkara RT 4, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kegiatan penanaman jagung tersebut dihadiri oleh Kasat Samapta Polres Hulu Sungai Utara bersama anggota Sat Samapta, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Pinangkara, serta pemilik lahan, Mulyadi. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi bentuk sinergi antara Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.
Lahan yang digunakan untuk penanaman memiliki luas sekitar 3 hektare dengan jenis tanaman jagung pakan menggunakan bibit varietas Bisi 2. Dalam proses budidayanya akan menggunakan kombinasi pupuk Urea, KCL, dan NPK guna menunjang pertumbuhan tanaman secara optimal. Dari lahan tersebut diperkirakan mampu menghasilkan panen sekitar 10 ton jagung dengan estimasi waktu panen pada bulan Desember 2026.
Selain melaksanakan penanaman secara simbolis, personel Sat Samapta Polres Hulu Sungai Utara juga berdialog dengan pemilik lahan dan penyuluh pertanian mengenai pola pemeliharaan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta langkah-langkah antisipasi terhadap gangguan hama maupun perubahan cuaca. Pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus mengembangkan sektor pertanian jagung di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kapolres Hulu Sungai Utara **AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si.** melalui Kasi Humas **IPTU Asep Hudzainur** menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program penanaman jagung merupakan implementasi nyata dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, Polri tidak hanya berperan menjaga situasi kamtibmas, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan.
"Program penanaman jagung ini merupakan bentuk komitmen Polres Hulu Sungai Utara dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat agar lahan-lahan produktif dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga mampu meningkatkan produksi pangan serta kesejahteraan petani," ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Polres Hulu Sungai Utara akan terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap perkembangan tanaman jagung hingga memasuki masa panen. Dengan pengawasan dan koordinasi yang berkelanjutan, diharapkan seluruh proses budidaya berjalan dengan baik sehingga target hasil panen dapat tercapai sesuai harapan dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara maupun Provinsi Kalimantan Selatan.
Melalui kegiatan Penanaman Jagung Kuartal III Tahun 2026 ini, Polres Hulu Sungai Utara berharap semangat kolaborasi antara Polri, pemerintah, penyuluh pertanian, dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Sinergi tersebut diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa. (**)
Sumber:
