Notification

×

Iklan

Iklan

Bikin Kagum, Pawai Agustusan di Kotabaru Disparpora Bawakan Bahtera Saijaan Berlayar Menuju Emas 2045

Tuesday, August 18, 2026 | 18 August WIB Last Updated 2026-08-19T00:16:04Z


Memukau penonton


KOTABARU- Bahtera itu berlayar bukan di atas laut. Melainkan di tengah riuhnya ribuan peserta Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kotabaru, Selasa (18/06/26).


Dibalut kreativitas dan simbol-simbol pembangunan daerah, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru membawa satu pesan besar melalui tema “Bahtera Negeri Saijaan Emas 2045”.


Kepala Disparpora Kotabaru, Kamirudin, mengatakan konsep tersebut sengaja diangkat sebagai refleksi semangat kemerdekaan sekaligus gambaran perjalanan Kotabaru menuju masa depan.


Menurutnya, bahtera menjadi simbol perjalanan bersama. Sementara Indonesia Emas 2045 menjadi tujuan yang ingin dicapai dengan menyiapkan berbagai potensi daerah sejak sekarang.


“Bahtera ini menggambarkan perjalanan kita menuju Indonesia Emas 2045. Di dalamnya ada generasi emas, atlet-atlet berprestasi, pariwisata, teknologi informasi dan tentu saja budaya Saijaan yang harus terus kita jaga,” kata Kamirudin.


Ia menegaskan, pembangunan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut. Generasi muda Kotabaru harus diberikan ruang untuk berkembang, berprestasi dan menunjukkan kemampuan di berbagai bidang.


Tak hanya pemuda, sektor olahraga juga menjadi bagian dari pesan yang ingin disampaikan Disparpora melalui penampilan karnaval tersebut.


Kamirudin menyebut prestasi atlet merupakan salah satu wajah Kotabaru yang harus terus didorong. Pembinaan yang berkelanjutan dinilai menjadi modal untuk melahirkan atlet-atlet unggulan yang mampu mengharumkan nama daerah.


“Potensi anak-anak muda kita sangat besar. Karena itu harus terus dibina, baik di bidang kepemudaan maupun olahraga. Kita ingin mereka menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.


Di sisi lain, pariwisata menjadi bagian penting dari “Bahtera Negeri Saijaan”. Kotabaru dengan kekayaan alam dan budayanya dinilai memiliki modal besar untuk semakin dikenal di tingkat nasional bahkan internasional.


Pemanfaatan teknologi informasi juga menjadi bagian dari strategi tersebut. Promosi destinasi wisata tidak lagi hanya mengandalkan cara-cara konvensional, tetapi harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan perilaku masyarakat digital.


Namun, Kamirudin mengingatkan satu hal. Kemajuan tidak boleh membuat masyarakat melupakan akar budayanya.


Sebab, keberagaman budaya Saijaan merupakan identitas yang menjadi kekuatan Kotabaru.


“Pariwisata boleh berkembang, teknologi boleh semakin maju, tetapi budaya harus tetap kita jaga. Itulah identitas kita. Jangan sampai ketika kita menuju Indonesia Emas, kita justru kehilangan jati diri,” tegasnya.


Pesan itulah yang kemudian dibawa dalam barisan Disparpora di hadapan masyarakat Kotabaru. Sebuah bahtera imajiner, tetapi menyimpan harapan nyata.


Harapannya agar generasi muda tumbuh menjadi generasi emas. Atlet terus menorehkan prestasi. Pariwisata semakin mendunia. Teknologi dimanfaatkan untuk kemajuan daerah.


Dan di tengah semuanya, budaya Saijaan tetap menjadi kompas perjalanan.


Sebab menuju 2045 bukan hanya tentang seberapa jauh Kotabaru mampu melangkah, tetapi juga tentang bagaimana daerah ini tetap mengenali jati dirinya ketika sampai di tujuan. 


Reporter: Jumadil.

×
Berita Terbaru Update