![]() |
| Komitmen Bersama Pemangku Kebijakan |
AMUNTAI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pambalah Batung Amuntai terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat. Hal ini mengemuka dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026 yang diselenggarakan di Aula Dinas Kesehatan (Dinkes) HSU pada 3 Juni 2026. Kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi standar pelayanan dan tindak lanjut dari FKP 2025..
Acara yang dihadiri langsung oleh Asisten I Setda HSU H. Khairussalim mewakili Bupati HSU H. Sahrujani, Ketua Komisi II DPRD HSU H. Mukhsin Haita, dan Kepala Dinkes HSU dr. Moch Yandi Friyadi, menekankan pentingnya FKP sebagai sarana evaluasi bukan untuk menghakimi, melainkan untuk mencari solusi perbaikan.
"Kegiatan ini penting sekali. FKP ini bukan untuk menghakimi SKPD yang memberikan pelayanan, tapi tujuannya bagaimana meningkatkan pelayanan ke depan," ujar Khairussalim dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa melalui FKP, akuntabilitas RSUD diharapkan semakin baik, termasuk kemampuan merespon aspirasi masyarakat yang dapat meningkatkan kepercayaan publik.
Untuk mencapai tujuan tersebut, peningkatan infrastruktur dan digitalisasi pelayanan menjadi kunci. Meskipun RSUD Amuntai telah terakreditasi paripurna, masih terdapat tantangan dalam hal ketersediaan infrastruktur penunjang dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). "Manajemen perlu menempatkan orang terbaik agar memberikan pelayanan yang ramah pada masyarakat," tegas Khairussalim.
Sementara itu, Kepala Dinkes HSU dr. Moch Yandi Friyadi menyoroti pentingnya kolaborasi antarlembaga. Ia menyebutkan, RSUD Amuntai saat ini memiliki 125 total ranjang untuk melayani kurang lebih 220 ribu penduduk, atau sekitar 0,04% dari jumlah penduduk. Menyadari hal ini, direncanakan pembangunan 265 ranjang tambahan pada tahun 2026/2027 menggunakan APBD, guna mengatasi antrean pasien. "Kami berupaya untuk meningkatkan kepuasan masyarakat dan yang terpenting adalah peningkatan akuntabilitas," ungkapnya.
Dewan Pengawas RSUD PB Amuntai, H. Syarwani, juga menyuarakan harapannya akan adanya peningkatan jumlah dokter umum dan spesialis, serta usulan beasiswa bagi tenaga kesehatan. (**)
Sumber: IPN/RSUD Pambalah Batung Amuntai (foto)
Upload: Tim
