Notification

×

Iklan

Iklan

Langkah Cepat Satgas Pangan Kotabaru Potong Celah Permainan Harga Pasar

Wednesday, February 18, 2026 | 18 February WIB Last Updated 2026-02-18T08:14:03Z


Pemkab HSU


KOTABARU- Langkah kaki para petugas dari Satgas Pangan Polres Kotabaru memecah keriuhan Kompleks Pasar Kemakmuran, Rabu (18/2) siang. 


Di bawah terik matahari pesisir Bumi Saijaan, tim menyisir lorong-lorong sempit, berpindah dari satu lapak ke lapak lain. 


Misi mereka satu, memastikan harga bahan pokok penting (bapokting) tak liar menjelang ketukan pintu Ramadhan 1447 Hijriah.


Hasilnya secara umum, napas harga di pasar terbesar Kotabaru ini masih terhitung landai. Namun, ada satu komoditas yang mulai membuat dahi ibu rumah tangga berkerut, cabai rawit merah. Si kecil yang satu ini mulai menunjukkan taringnya dengan meroket hingga menyentuh angka Rp 95.000 per kilogram.


“Kami sudah mengecek langsung ke para pedagang. Untuk saat ini, mayoritas harga masih relatif stabil. Belum ada kenaikan yang mencolok di berbagai sektor bapokting, kecuali fluktuasi pada cabai,” ungkap Kapolres Kotabaru melalui Kasat Reskrim, AKP Shoqif Fabrian Yuwindayasa.


Sidak yang melibatkan pihak Pemkab Kotabaru ini memotret kondisi riil di meja pedagang. Beras Unus Mayang Super, yang menjadi primadona warga Banua, masih bertengger di harga Rp 25.355 per kg. Sementara untuk pilihan lebih ekonomis, Semar Biru stabil di angka Rp 12.903 per kg.


Urusan protein pun terpantau belum ada gejolak berarti. Daging sapi masih bertahan di angka keramat Rp 180.000 per kg, ayam broiler di Rp 37.000 per kg, dan telur ayam ras dipatok Rp 29.000 per kg. 


Pun begitu dengan komoditas bawang, bawang merah di harga Rp 55.000 dan bawang putih Rp 35.000 per kg. Sedangkan| Cabai Rawit Merah Rp 95.000, Cabai Rawit Taji | Rp 65.000, Daging Sapi, Rp 180.000, Minyak Goreng Alif, Rp 18.500 dan Minyak Curah Rp 14.000. 


AKP Shoqif menjelaskan, sidak ini bukan sekadar rutinitas seremoni. Ini adalah upaya pengawasan ketat untuk menutup celah bagi para spekulan yang mencoba bermain di tengah meningkatnya permintaan menjelang bulan puasa.


Meski cabai rawit merah sedang pedas-pedasnya, kabar baik datang dari jenis cabai lain. Cabai Merah Biasa justru mengalami tren penurunan ke angka Rp 40.000 per kg. Stok barang secara keseluruhan dinilai masih sangat mencukupi untuk kebutuhan beberapa pekan ke depan.


"Kami mengimbau masyarakat tidak perlu panik atau borong berlebihan. Satgas Pangan berkomitmen terus mengawal distribusi dan harga ini secara berkala hingga Lebaran tiba," tutup Shoqif sembari memastikan kelancaran arus barang di pasar. 


Reporter: Jumadil.

×
Berita Terbaru Update