![]() |
| Pengaturan lalu lintas pada jalan yang terendam air banjir di wilayah Polsek Banjang |
Amuntai – Personel Polsek Banjang melakukan monitoring dan pemantauan perkembangan debit air Sungai Balangan di wilayah hukum Polsek Banjang, Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 09.00–10.00 Wita.
Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU) AKBP Agus Nuryanto melalui Ps Kasi Humas Iptu Asep menyampaikan, hasil pantauan di pintu air Desa Beringin menunjukkan ketinggian air mencapai 1,92 meter atau mengalami penurunan sekitar 3 sentimeter dari hari sebelumnya yang berada di angka 1,95 meter. Meski demikian, kondisi tersebut masih berada pada status siaga.
Dari hasil monitoring di lapangan, sejumlah desa masih terdampak banjir dengan kondisi bervariasi. Di Desa Danau Terate, air dilaporkan masuk ke sekitar 50 rumah warga di RT 1 hingga RT 3, serta menenggelamkan jalan titian sepanjang kurang lebih 400 meter dengan ketinggian air sekitar 4 sentimeter.
Di Desa Lok Bangkai, air menggenangi teras dan badan rumah sebanyak 30 unit di RT 1 dan RT 8. Selain itu, jalan di RT 8 tergenang air dengan kedalaman 5–10 sentimeter sepanjang kurang lebih 200 meter.
Sementara itu, di Desa Patarikan, air telah masuk ke rumah dan teras sebanyak 90 rumah warga di RT 1 sampai RT 4 dengan ketinggian air sekitar 2 sentimeter. Di Desa Pandulangan, banjir menggenangi jalan desa setinggi sekitar 5 sentimeter dan masuk ke 57 rumah warga di RT 1 hingga RT 4.
Kondisi serupa juga terjadi di Desa Murung Padang, dengan 20 rumah warga di RT 1 sampai RT 4 terendam air di bagian teras dan badan rumah. Di Desa Beringin, air masuk ke 13 rumah warga di RT 1 sampai RT 3 serta menggenangi teras dua rumah lainnya.
Di Desa Baruh Tabing, banjir masuk ke 11 rumah warga di RT 1 dan RT 2. Sedangkan di Desa Teluk Serikat, tujuh rumah warga di RT 1 sampai RT 4 terdampak banjir. Desa Teluk Buluh melaporkan 15 rumah warga di RT 1 hingga RT 4 terendam air, sementara di Desa Karias Dalam, air masuk ke empat rumah warga di RT 4 serta menggenangi halaman tiga rumah lainnya.
Untuk fasilitas umum, tidak terdapat laporan sekolah maupun tempat ibadah yang terdampak banjir. Namun, sejumlah ruas jalan umum mengalami genangan, di antaranya Jalan Jermani Husin Kilometer 2, 4, 5, dan 6,5, dengan kedalaman air bervariasi antara 2 hingga 20 sentimeter pada beberapa titik.
Iptu Asep menambahkan, Polsek Banjang telah memberikan imbauan kepada warga yang bermukim di bantaran Sungai Balangan agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir bandang. Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan pemerintah desa untuk mempercepat penyampaian informasi terkait kondisi wilayah terdampak.
“Polsek Banjang juga menyiapkan posko sementara serta berkoordinasi untuk pembentukan posko tanggap darurat, lengkap dengan peralatan penanganan banjir seperti ban dalam sebagai pelampung, tali-temali, sepatu bot, jas hujan, dan obat-obatan,” ujarnya.
Ia mengingatkan, apabila curah hujan di wilayah Kabupaten Balangan masih tinggi dalam beberapa waktu ke depan, maka debit air Sungai Balangan berpotensi kembali mengalami peningkatan. (**)
Sumber: IPN/Polres HSU
Uploder: Tim
