Notification

×

Iklan

Iklan

Polsek Amuntai Tengah Polres HSU Pantau Debit Sungai Tabalong dan Balangan, Sejumlah Wilayah Masih Terdampak Banjir

Friday, January 9, 2026 | 09 January WIB Last Updated 2026-01-09T08:21:40Z


Panduan Jalur


Amuntai – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Polsek Amuntai Tengah terus melakukan pemantauan dan monitoring perkembangan debit air Sungai Tabalong dan Sungai Balangan sebagai langkah antisipasi potensi bencana banjir. Hal tersebut disampaikan Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui Ps Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur pada Jumat (9/1/2026).

Monitoring dilaksanakan pada Rabu (8/1/2026) mulai pukul 11.00 WITA hingga selesai di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. Pemantauan menyasar sejumlah kelurahan dan desa yang berada di bantaran sungai serta wilayah dataran rendah.

Hasil pemantauan menunjukkan beberapa ruas jalan umum dan permukiman warga masih tergenang air, meskipun di beberapa titik terjadi penurunan ketinggian air seiring menurunnya intensitas hujan di wilayah hulu Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Balangan. Ketinggian genangan bervariasi, mulai dari 5 hingga 10 sentimeter, bahkan masih merendam sebagian rumah warga.

Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Kebun Sari, Murung Sari, Paliwara, Antasari, Sungai Malang, serta desa Palampitan Hulu dan Hilir, Pasar Senin, Kandang Halang, Rantawan, Tangga Ulin Hulu dan Hilir, Hulu Pasar, Pinangkara, Mawar Sari, Kembang Kuning, Kota Raden Hilir, Tambalangan, hingga Sungai Baring.

Selain permukiman, sejumlah fasilitas pendidikan juga terdampak, di antaranya Pesantren Darussalam Desa Kandang Halang, MAN 1 Sungai Malang, MTsN Model Sungai Malang, SLB Negeri 1 Amuntai, SMPN 9 Amuntai, serta SD Pinangkara. Sementara tempat ibadah dan perkantoran terpantau aman, namun objek wisata Candi Agung Amuntai turut terendam genangan air.

IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa jajaran Polres HSU tetap siaga dan aktif melakukan pemantauan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Ia menambahkan, meskipun secara umum debit air menunjukkan tren penurunan, namun tera debit air di Kelurahan Kebun Sari tercatat naik dari 6,28 meter menjadi 6,29 meter dan masih berstatus siaga.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Amuntai Tengah juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan debit air, khususnya warga di bantaran sungai, serta mengingatkan anak-anak untuk tidak bermain di sekitar sungai. Koordinasi dengan pemerintah desa juga dilakukan untuk pemasangan rambu daerah rawan banjir.

Polres HSU memastikan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menjaga keselamatan masyarakat serta situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (**) 


Sumber: IPN/Polres Hulu Sungai Utara

Uploader: Tim

×
Berita Terbaru Update