Notification

×

Iklan

Iklan

Polsek Amuntai Tengah Pasang Garis Pengaman di Lokasi Rawan Banjir, Polres HSU Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Saturday, January 10, 2026 | 10 January WIB Last Updated 2026-01-10T07:32:29Z

 

Pemasangan Garis Polisi

Amuntai - Dalam rangka menjaga keselamatan masyarakat akibat meningkatnya potensi banjir di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara, jajaran Polsek Amuntai Tengah melaksanakan kegiatan himbauan kepada masyarakat sekaligus pemasangan garis pengaman (security line) di lokasi rawan banjir. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 9 Januari 2026, mulai pukul 11.00 WITA hingga selesai, bertempat di Simpang Tiga SMPN 4 Amuntai, Kelurahan Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah.


Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam memberikan peringatan dini kepada masyarakat terkait adanya genangan air yang berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi pejalan kaki dan anak-anak. Pemasangan garis pengaman dilakukan untuk membatasi akses masyarakat agar tidak melintas maupun beraktivitas di area yang tergenang banjir.


Personel Polsek Amuntai Tengah yang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri dari AIPTU Padillah Ridani, AIPDA Iwan Krisnawan, BRIGPOL M. Fajar Adha, dan BRIPDA Ahmad Muzakkir. Keempat personel tersebut secara langsung melakukan pemasangan security line serta memberikan himbauan secara humanis kepada warga sekitar agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap kondisi lingkungan.


Selain pemasangan garis pengaman, personel kepolisian juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar melarang anak-anak bermain atau melintas di area genangan banjir. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan seperti terpeleset, terseret arus, maupun terperosok ke dalam genangan air yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.


Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui IPTU Asep Hudzainur, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi bencana. “Pemasangan garis pengaman ini bertujuan untuk memberikan peringatan dini sekaligus pembatasan akses agar masyarakat memahami adanya lokasi rawan banjir yang berpotensi membahayakan keselamatan,” ujar IPTU Asep menyampaikan pernyataan Kapolres.


Lebih lanjut disampaikan bahwa Kapolres HSU menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan diri dan keluarga. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan melintas di wilayah tergenang banjir dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat apabila kondisi genangan semakin meningkat,” tambah IPTU Asep.


Dengan adanya pemasangan security line dan himbauan langsung kepada warga, diharapkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya banjir dapat meningkat. Langkah ini juga bertujuan untuk menjamin keselamatan pejalan kaki serta meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan di sekitar lokasi terdampak.


Polres Hulu Sungai Utara memastikan akan terus melakukan pemantauan serta langkah-langkah preventif lainnya di wilayah rawan banjir. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi cuaca ekstrem dan potensi bencana, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

×
Berita Terbaru Update