Notification

×

Iklan

Iklan

Astaga!! Debit Air di Kecamatan Danau Panggang Naik, Begini Imbauan Waspada Banjir dari Polres HSU

Wednesday, January 7, 2026 | 07 January WIB Last Updated 2026-01-07T07:30:14Z


Kawasan di Danau Panggang sebagian terendam air efek luapan air sungai

Amuntai - Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Polsek Danau Panggang melaksanakan pemantauan dan monitoring perkembangan debit air sungai di wilayah Kecamatan Danau Panggang sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana banjir. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 5 Januari 2026, mulai pukul 10.30 WITA hingga 11.00 WITA, guna memastikan kondisi wilayah tetap dalam pengawasan aparat kepolisian.


Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Desa Manarap menjadi salah satu wilayah yang terdampak genangan air. Rumah warga yang berada di RT 02 dan RT 05 diperkirakan sekitar ± 50 persen telah terendam banjir. Ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga 100 sentimeter di atas permukaan tanah, terutama pada pemukiman yang berada dekat bantaran sungai.


Selain rumah warga, hingga saat ini belum dilaporkan adanya fasilitas umum (fasum) yang terendam. Namun demikian, aparat kepolisian tetap melakukan pemantauan secara berkelanjutan untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya dampak banjir seiring meningkatnya debit air sungai.


Dari hasil pengukuran di Pintu Air Desa Baru, diketahui bahwa ketinggian air mencapai 3,72 meter, mengalami kenaikan sekitar 7 sentimeter dari sebelumnya yang tercatat 3,65 meter. Kondisi ini menunjukkan adanya tren peningkatan debit air yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak terkait.


Menindaklanjuti situasi tersebut, Polsek Danau Panggang telah melakukan sejumlah langkah preventif. Di antaranya dengan memberikan himbauan kepada warga yang tinggal di bantaran sungai agar selalu waspada terhadap potensi bahaya banjir, terutama apabila terjadi kenaikan debit air secara tiba-tiba.


Personel kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar melarang anak-anak bermain di sekitar sungai, mengingat tingginya risiko hanyut dan tenggelam akibat arus air yang cukup deras. Selain itu, Polsek Danau Panggang melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa setempat guna mempercepat penyampaian informasi terkait kondisi wilayah yang terdampak banjir.


Dalam rangka kesiapsiagaan, Polsek Danau Panggang turut menyiapkan dukungan peralatan darurat, seperti ban dalam yang dapat digunakan sebagai pelampung, tali, serta sepatu bot, guna membantu penanganan dan evakuasi warga apabila diperlukan.


Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui IPTU Asep Hudzainur, menyampaikan bahwa jajaran Polres HSU akan terus melakukan pemantauan secara intensif di wilayah rawan banjir. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau pemerintah desa apabila terjadi perkembangan situasi yang mengkhawatirkan.


Sumber: Polres HSU/IPM

Uploder: Tim

×
Berita Terbaru Update