Tim Relawan Temukan Bocah Tenggelam Dalam Keadaan Meninggalkan




Titik jatuh bocah tujuh tahun warga desa Lok Bangkai


- Ditemukan dari perkiraan titik jatuh sekitar 100 meter



Amuntai - IPN . Setelah melakukan pencarian sejak Selasa (26/05/2020) petang , tim relawan berhasil menemukan korban tenggelam bernama MUHAMMAD ARIF Bin ARDIANTO (7) warga Desa Lok Bangkai Rt. 05 Kec. Banjang  Kab.Hulu Sungai Utara , Rabu (27/5/2020) sekira pukul 10.30 Wita hari Rabu 27 Mei 2020.



Korban ditemukan dialiran sungai  Karias yang berjarak 100 meter  dari rumah korban.



Penemuan korban tenggalam sempat  menjadi perhatian warga sehingga arus lalu lintas sempat macet namun  dengan sigap Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres HSU langsung melaksanakan pengaturan  arus  lalin lintas.



Sementara tim Inavis Identifiasi Sat Reskrim Polres HSU melakukan olah TKP bersama anggota Polsek Banjang.



Namun pihak keluarga  menolak untuk membawa korban kerumah sakit untuk dilakukan  Visum dan Otopsi. Dan jenazah langsung disemayamkan dirumah duka.




Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto, S.I.K.,M.H  melalui Kapolsek Banjang Ipda Noor Rizani sebelumnya membenarkan telah menerima informasi ada kehilangan anak pada Selasa (26/05/2020) sore.



“Kami langsung melakukan pencarian di sekitar TKP  bersama Kepala Desa,  BPBD, Tagana ,Damkar , KGE serta masyarakat sekitar, " kata Kapolsek Banjang Ipda Noor Rizani.








Kapolsek Banjang Ipda Noor Rizani menerangkan kronologi kejadian  berawal saat orang tua korban mencari korban yang sedang bermain disamping rumah dekat sungai.



Tetapi orang tua tidak berhasil menemukan korban dan hanya menemukan sepasang sandal korban yang berada ditepi sungai dan orang tua korban menduga bahwa korban mandi disungai dan tenggelam kemudian melaporkan ke Aparat Desa yang meneruskan ke pihak Kepolisian, BPBD,TAGANA, Serta DAMKAR.



Pencariann terhadap korban langsung  dilakukan disepanjang aliran sungai Karias.



Kapolsek Banjang Ipda Noor Rizani  menambahkan  sekira pukul 10.30  tadi , korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di aliran sungai Karias  Desa Sungai Bahadangan yang  jaraknya sekitar 100 meter dari rumah korban.



“Kemudia korban dibawa kerumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan karena  keluarga korban menolak untuk dibawa kerumah sakit untuk dilakukan Visum serta Otopsi,” tutup Kapolsek Banjang Ipda Noor Rizani. (*)


Sumber: Info Publik News
Penulis: Azam

Tags :

bm
Created by: ADMIN INFO PUBLIK NEWS

Info Publik News Cepat Tepat Hangat

Post a Comment