SPBU Keramat HSU Mulai Layani Solar Subsidi, Antrean Sopir Diharapkan Terurai

 

Foto bersama sebelum penyaluran solar subsidi


AMUNTAI – Penantian para sopir di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) untuk mendapatkan solar subsidi lebih dekat akhirnya terjawab. SPBU Keramat, Kecamatan Amuntai Selatan, mulai menyalurkan BBM jenis Bio Solar pada Minggu (1/11).

Penyaluran perdana ini merupakan hasil perjuangan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSU, DPRD, kepolisian, pihak terkait, serta Persatuan Buhan Sopir Truk (PBST) HSU.

Ketua DPRD HSU H Fadillah mengatakan, beroperasinya layanan tersebut tidak lepas dari perjuangan bersama Bupati HSU H Sahrujani, kepolisian, dan sejumlah pihak terkait.

Menurutnya, kehadiran SPBU Keramat diharapkan mempermudah masyarakat di wilayah tengah dan bawah HSU mendapatkan solar subsidi. Wilayah tersebut meliputi Amuntai Selatan, Amuntai Tengah, Sungai Pandan, Babirik, Sungai Tabukan, hingga Danau Panggang.

"Selama ini wilayah atas, seperti SPBU Tayur di Kecamatan Amuntai Utara dan SPBU Kaludan di Kecamatan Banjang, sudah memiliki layanan solar subsidi. Dengan hadirnya SPBU Keramat, kebutuhan masyarakat di wilayah lainnya diharapkan bisa terakomodasi," ujarnya.

Meski demikian, Fadillah mengingatkan agar penyaluran solar subsidi tidak disalahgunakan. BBM tersebut harus digunakan sesuai peruntukan, khususnya untuk kebutuhan kendaraan angkutan sendiri.

"Kami berharap SPBU ini menjadi percontohan. Jangan sampai solar subsidi dijual kembali, dilangsir, apalagi ditimbun," tegasnya.

Ketua Komisi II DPRD HSU H Mukshin Haita menambahkan, pembukaan layanan solar subsidi di SPBU Keramat merupakan hasil perjuangan panjang sejak 19 Juni 2026.

Dia berharap keberadaan SPBU tersebut dapat mengurangi antrean panjang kendaraan yang selama ini kerap terjadi saat pengisian solar.

"Kita tidak perlu lagi mengingat persoalan yang sudah berlalu. Ke depan, jangan sampai masalah serupa kembali terjadi dan harus dibawa ke DPRD. Masih banyak persoalan lain yang perlu mendapat perhatian, seperti karhutla," katanya.

Mukshin juga meminta para sopir menjaga ketertiban saat mengisi BBM. Dia mengingatkan agar tidak ada tindakan yang berpotensi memicu keributan maupun persoalan baru.

Sementara itu, perwakilan PBST HSU, Ali, menyebut penyaluran perdana ini sebagai kemenangan sementara bagi perjuangan para sopir.

"Ini kemenangan sementara bagi kita. Perjuangan akan terus berlanjut. Terima kasih kepada pemerintah dan DPRD yang sudah mengawal perjuangan kami hingga akhirnya masyarakat bisa menikmati layanan solar subsidi di SPBU Keramat," ungkapnya.

Dengan beroperasinya SPBU Keramat, distribusi solar subsidi di HSU diharapkan lebih merata. Selain mempermudah akses masyarakat, kehadiran layanan baru ini juga diharapkan mampu mengurai antrean dan menjaga kelancaran aktivitas angkutan. (**) 


Sumber: IPN

Penulis: Lis

Upload: Tim