Wabup Hero Setiawan Dampingi Akademisi ULM Sosialisasikan Alat Pengendali Hama Burung di Desa Danau Terate


Wabup HSU mendampingi akademisi ULM


Amuntai – Atas perintah Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Sahrujani, Wakil Bupati HSU Hero Setiawan mendampingi dosen Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam kegiatan sosialisasi alat pengendali hama burung di Desa Danau Terate, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Jumat (9/10/2026).


Kegiatan ini melibatkan akademisi dari Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik Elektro, dan Fakultas Teknik Mesin Universitas Lambung Mangkurat. Sosialisasi tersebut bertujuan memperkenalkan inovasi teknologi yang diharapkan dapat membantu petani mengatasi serangan hama burung, khususnya burung manyar, yang kerap memakan bulir padi dan menyebabkan kerugian bagi masyarakat petani.


Serangan hama burung menjadi salah satu persoalan yang dihadapi petani, terutama ketika tanaman padi mulai memasuki fase pembentukan hingga pematangan bulir. Apabila tidak ditangani dengan baik, serangan tersebut dapat mengurangi hasil produksi, bahkan berpotensi menyebabkan gagal panen dan berdampak pada pendapatan petani.


Melalui kegiatan sosialisasi ini, tim akademisi ULM memperkenalkan alat pengendali hama burung sebagai salah satu alternatif solusi untuk membantu melindungi tanaman padi. Kehadiran akademisi dari tiga bidang keilmuan diharapkan dapat mendukung pengembangan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pertanian masyarakat.


Wakil Bupati HSU Hero Setiawan mendampingi langsung kegiatan tersebut sebagai bentuk tindak lanjut atas arahan Bupati H. Sahrujani dalam mendorong upaya penanganan permasalahan yang dihadapi petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara.


Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu bidang penting yang menopang perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, berbagai persoalan yang dapat menghambat produktivitas pertanian perlu mendapat perhatian, termasuk gangguan hama yang berpotensi menurunkan hasil panen.


Pemanfaatan teknologi dan inovasi dari perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu petani menghadapi tantangan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi juga menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.


Selain memperkenalkan teknologi pengendalian hama, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama lebih lanjut antara Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Universitas Lambung Mangkurat dalam pengembangan inovasi di bidang pertanian.


Pemerintah daerah berharap inovasi yang diperkenalkan dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara tepat sesuai kondisi lahan serta kebutuhan petani, sehingga upaya perlindungan tanaman padi dapat berjalan lebih optimal.


Melalui sinergi pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat petani, diharapkan permasalahan hama burung dapat ditangani dengan lebih baik, risiko kerugian dapat ditekan, dan produktivitas pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat terus dijaga demi mendukung kesejahteraan masyarakat petani.


PROKOPIM HSU/IPN

Upload: Tim