Wahid Tahun Baru Bareng Habib dan Opick, Ribuan Warga Padati Bundaran Amuntai

K

Keterangan foto : Bupati HSU H Abdul Wahid HK bersama para Habib dan Artis Opick saat hadir di malam pergantian tahun di Bundaran Air Mancur Kota Amuntai.

- Bupati : 2018, Perbaiki Diri dan Bersama Wujudkan HSU 'Mantap'

AMUNTAI - Hura-hura berlebihan dalam menyambut pergantian tahun baru Masehi, nampaknya tak musim lagi di daerah yang dipimpin Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid HK. Buktinya Minggu 31 Desember 2017 tadi, tak ada aksi eforia berlebihan masyarakat dalam menanti masuknya 1 Januari 2018 kemarin.
Hal ini disebabkan kebijakan bupati dua periode ini, yang tak ingin momen pergantian tahun baik tahun Hijriah dan Masehi diisi dengan hal sia-sia dan mudarat. Acara dakwah dan zikir sampai doa pada Allah, jadi hal penting bagi Wahid. Meskipun diisi dengan kegiatan religi, namun ribuan warga lokal dan kabupaten tetangga tumpah ruah di Bundaran Air Mancur di Jalan Norman Umar dan Ahmad Yani Amuntai.
Kehadiran Habid Muhammad bin Abdurrahman Al-Habsyi dan Aunur Rofiq atau akrab disapa Opick 'Tombo Ati' hadir dalam malam pergantian tahun tersebut menjadi magnet datangnya ribuan warga ke acara Tablik Akbar bertajuk Nada dan Dakwah itu.
Bupati H Abdul Wahid mengharapkan daerahnya menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Dirinya juga mengajak kepada seluruh warga untuk terus memperbaiki diri dan saling memaafkan antar sesama.
"Mudahan tahun 2018 seterusnya, kita menjadi lebih baik dari pada tahun kemarin. Mari bersama-sama mewujudkan HSU MANTAP (Maju, Mandiri, Sejahtera, Agamis, Produktif)," seru bupati segudang prestasi tersebut.
Selanjutnya Wahid tak lupa juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang turut membantu pelaksanaan kegiatan Dakwah dan Nada tersebut. Intinya menurut Wahid dalam menyongsong tahun baru, harus dilakukan dengan sesuatu yang bermanfaat seperti Tabligh Akbar, dan jangan sampai menyongsongnya dengan kegiatan hura hura dan sesuatu yang tidak bermanfaat, pesannya.
Sementara itu, Habib Muhammad dalam tausiyahnya mengajak hadirin yang ribuan tersebut, melakukan introspeksi terhadap prilaku yang selama ini telah dilakukan. Habib mengingatkan apabila banyak kekhilafan dan kekurangan.
"Saya meminta agar memperbanyak taubat, sementara apabila banyak kebaikan di tahun yang lalu, maka hendaknya dipertahankan dan harus diusahakan untuk terus ditingkatkan," pesannya.
Sejalan dengan itu, Opick juga mengajak masyarakat agar di tahun 2018 bisa memperbanyak amal kebajikan sehingga kita bisa meraih surgaNya. Segala kebaikan yang telah dilakukan dia mengajak agar masyarakat dapat mensyukurinya dan berbagai kekurangan dan kekhilafan yang banyak dilakukan untuk memperbanyak perbaikan diri, pesannya.
Terakhir, Kepala Tata Usaha Pimpinan dan Protokoler Setda HSU H Adi Lesmana, menyampaikan bahwa seperti tahun sebelumnya pemda memang selalu mengisi kegiatan keagamaan dalam pergantian tahun baik Hijriah maupun Masehi. "Pimpinan (bupati, red) ingin kesan hura-hura ditinggalkan. Dan mengutamakan dakwah dan doa kepada Allah pemilik semesta alam, agar daerah ini, selalu dalam lindungaNya," sampainya pada Radar Banjarmasin kemarin.
Untuk diketahui, dalam kesempatan ini, juga dikukuhkan Pengurus Ikatan Persaudaraan Qari-Qari’ah dan Hafizh-Hafizhah (IPQAH) Kabupaten HSU oleh Bupati Wahid. Selanjutnya acara dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-quran dalam Lailatul Qiro’ah oleh qari dan qari’ah daerah yang berprestasi, baik di tingkat Nasional maupun Internasional.
Tak hanya itu tepat pukul 00.00 Wita 1 Januari 2018, Bupati Wahid dan Wabup H Husairi Abdi di dampingi para Habid dan unsur Forkominda HSU, memencet tombol peresmian Air Mancur Bundaran Amuntai yang baru saja melalui proses renovasi besar. Dimana air mancur tersebut mampu menari dan meliuk-liuk mengikuti lagu berjudul Maulana yang dibawakan oleh Opick. sontak fasilitas tersebut menjadi ikon kebanggaan warga HSU. (Radar Banjarmasin for Kabar Amuntai)

Subscribe to receive free email updates: