Tutup Usia Saat Berhaji, Bupati Ini Minta Asuransi Jamaah Yang Wafat Prioritas



AMUNTAi - Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid HK, turut berduka atas meninggalnya dua jamaah haji asal HSU yang tergabung dalam kloter 14 dan 16 Embarkasi Banjarmasin. Rasa duka mendalam tersebut, disampaikan bupati pada pihak keluarga jamaah haji yang ditinggalkan dan para jamaah haji.
Diketahui jamaah yang meninggal tersebut, keduanya berjenis kelamin perempuan, yakni Megawati binti Suni Ahmad (50) warga Desa Sungai Turak Kecamatan Amuntai Utara. Dan Aminah Binti Karim (87) warga Teluk Sari Kecamatan Amuntai Selatan.
Tak hanya itu, Wahid juga mengajak para jamaah haji yang tiba tersebut, untuk bersama-sama mendoakan almarhumah agar mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT. "Mudahan beliau (almarhumah, red) mendapatkan tempat yang indah. Dan Insah Allah keduanya meninggal dalam keadaan khusnul khatimah," katanya.
Pada kesempatan itu, Wahid juga menyampaikan bahwa pihaknya bersama dengan Kantor Kemenag HSU akan berupaya maksimal untuk mengurus proses administrasi dan asuransi bagi jamaah yang wafat prioritas dengan mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku. "Kami akan prioritaskan prosedur asuransi almarhumah, sesuai dengan aturan yang berlaku," sampai Wahid.
Sementara itu, Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag HSU H Asnawi, menyampaikan bahwa terkait penyebab kematian yang bersangkutan, diduga kuat komplikasi yakni pneumonia (paru basah) dan hipertensi. "Keduanya perempuan dan sudah berusia lanjut. Untuk Megati almarhum usianya sudah 50 tahun. Sementara Aminah sudah menembus usia 87 tahun. Faktor usia juga berpengaruh," terangnya. (radar banjarmasin for kabar amuntai)

Subscribe to receive free email updates: